Dampak Pembakaran Sampah Bagi Kesehatan dan Lingkungan
- 10 Apr 2026 12:06 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID., Denpasar : Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Sampah sering kali mengacu kepada material sisa yang tidak diinginkan atau tidak bermanfaat bagi manusia setelah berakhirnya suatu kegiatan atau proses domestik.
Untuk buangan industri, material yang tidak diinginkan biasanya disebut dengan limbah industri. Jenis sampah dapat dibedakan menjadi 3 yaitu, sampah berdasarkan sumbernya, sampah berdasarkan materi penyusunnya dan sampah berdasarkan sifatnya (Dilansir dari https://id.wikipedia.org.)
Sampah berdasarkan sumbernya terdiri dari sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi dan limbah radioaktif. Kemudian sampah berdasarkan materi penyusunnnya terdiri dari sampah organic, sampah anorganik dan sampah Sampah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sedangkan samah berdasarkan sifatnya terdiri dari dari sampah padat dan sampah cair.
Akhir-akhir ini permasalah sampah menjadi hal yang sangat urgen untuk diatasi. Untuk mengatasinya permasalahan sampah ini, banyak Masyarakat yang mengatasi sampahnya.dengan membakarnya. Padahal sebenarnya membakar sampah menurut berbagai sumber sangat membahayakan.
Dilansir dari berbagai sumber Pembakaran sampah secara terbuka dapat melepaskan zat beracun berbahaya seperti dioksin, furan, dan partikel PM2.5 yang mencemari udara, tanah, dan air. Hal ini memicu penyakit pernapasan akut/kronis, seperti ISPA dan asma. Karena Asap menyebabkan batuk, radang tenggorokan, dan infeksi saluran pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia.
Selain itu pembakaran sampah terbuka berisiko menimbulkan kanker Risiko kanker. Hal ini disebabkan oleh pembakaran plastik melepaskan karsinogen (dioksin dan furan) yang memicu kanker. Pembakaran sampah berbahaya bagi Kesehatan jantung dan pembuluh darah. Ini dikarenakan Partikel PM2.5 dapat masuk ke darah dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Pembakaran sampah bagi Kesehatan juga menimbulkan kerusakan otak dan ginjal: Ini terjadi karena residu logam berat (merkuri, timbal, arsen) dari sisa abu dapat terakumulasi di tubuh, berpotensi merusak organ.
Pembakaran sampah tidak hanya berdampak bagi Kesehatan. Namun pembakaran sampah ini juga dapat memicu pemanasan global dan kebakaran. Bagi lingkungan, pembakaran sampah ini dapat menimbulkan pencemaran udara karena melepaskan gas beracun dan gas rumah kaca (CO dan metana) yang memperburuk pemanasan global dan menipiskan ozon.
Pembakaran sampah juga menimbulkan pencemaran Tanah dan Air karena abu sisa pembakaran yang mengandung logam berat dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari sumber air tanah. Serta membakar sampah sembarangan dapat menyebar dan memicu kebakaran permukiman atau lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....