Hujan Asam: Penyebab dan Dampaknya bagi Kesehatan
- 24 Mar 2026 14:37 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID - Hujan asam adalah hujan yang memiliki kandungan asam lebih tinggi dibanding hujan biasa. Meskipun tampak sama, air hujan ini mengandung zat kimia yang bisa merusak lingkungan dan berdampak pada kesehatan manusia.
Fenomena ini muncul akibat polusi udara dari aktivitas manusia, seperti asap kendaraan dan pabrik. Gas-gas seperti sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen oksida (NOₓ) naik ke atmosfer, kemudian bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang jatuh bersama hujan.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dikategorikan sebagai hujan asam jika pH air hujan turun antara 4,1–5,5. Padahal, hujan normal biasanya memiliki pH sekitar 5,6.
Dampak hujan asam bagi manusia:
1. Iritasi kulit dan mata
Paparan langsung dapat menyebabkan kemerahan, gatal, atau iritasi pada mata.
2. Gangguan pernapasan
Udara yang tercemar dapat memperburuk kondisi asma, bronkitis, dan masalah saluran pernapasan lain.
3. Efek tidak langsung
Hujan asam merusak tanaman, air minum, dan bangunan, yang akhirnya memengaruhi kesejahteraan manusia.
Hujan asam paling sering terjadi di daerah industri atau kota besar dengan polusi tinggi, tapi angin bisa membawa polutan hingga ke daerah lain. Setelah mengetahui tentang hujan asam, kini kita sudah seharusnya lebih sadar pentingnya menjaga udara bersih dan lingkungan agar kesehatan tetap terlindungi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....