Pengalaman Traumatis Dapat Memicu Gangguan PTSD
- 04 Mar 2026 11:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pengalaman traumatis dapat meninggalkan dampak psikologis yang berkepanjangan. Dalam dunia kesehatan mental, kondisi ini dikenal sebagai Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD.
PTSD merupakan gangguan yang dapat muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang mengancam keselamatan, seperti kecelakaan, bencana alam, kekerasan, atau konflik. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi perasaan, tetapi juga cara seseorang berpikir dan merespons lingkungan.
Dilansir dari American Psychiatric Association, penderita PTSD umumnya mengalami gejala seperti ingatan yang terus muncul tentang peristiwa traumatis, mimpi buruk, hingga perasaan cemas yang sulit dikendalikan. Gejala tersebut dapat bertahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun jika tidak ditangani.
Selain itu, sebagian orang dengan PTSD cenderung menghindari situasi yang mengingatkan mereka pada kejadian traumatis. Reaksi ini sering muncul sebagai bentuk perlindungan diri dari perasaan takut atau stres yang kuat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebut bahwa dukungan sosial dan penanganan psikologis menjadi faktor penting dalam pemulihan. Terapi profesional dapat membantu individu memahami trauma dan secara bertahap mengelola reaksi emosional yang muncul.
Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Diskusi tentang trauma dan pemulihan mulai mendapat ruang lebih luas di berbagai media dan komunitas.
Memahami PTSD menjadi langkah awal untuk membantu penyintas trauma mendapatkan dukungan yang tepat. Dengan penanganan yang sesuai, banyak individu mampu kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih stabil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....