Tiga Tips Membuat Password yang Kuat
- 27 Jan 2026 13:10 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Hampir semua aktivitas manusia di masa kini terhubung dengan akun. Sebut saja media sosial, email, perbankan, hingga layanan belanja. Di balik semua itu, password menjadi kunci utama untuk bisa mengakses data maupun layanan yang ada di dalamnya. Ketika orang yang tidak bertanggung jawab berhasil mengakses masuk layanan milik kita, maka kerugian sudah pasti akan menjadi akibatnya. Banyak orang bertanya, “Mengapa harus repot membuat password yang kuat?”
Jawabannya sederhana: meskipun sebagian besar sistem sudah aman, selalu ada orang yang berniat jahat mencoba menebak atau mencuri akses akun kita. Password yang lemah ibarat kunci rumah yang mudah diduplikasi. Cepat atau lambat, risiko itu dapat menjadi nyata jika pemilik akun menyepelekannya. Dirangkum dari avast, berikut beberapa tips yang bisa pengguna pertimbangkan untuk memastikan password miliknya cukup kuat untuk tidak mudah diretas.
Tips pertama, buat password yang panjang dan beragam. Password yang kuat sebaiknya tidak pendek. Semakin panjang, semakin sulit ditebak. Idealnya, gunakan minimal 10–12 karakter yang terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Kombinasi ini membuat password jauh lebih rumit bagi peretas, bahkan jika mereka menggunakan program otomatis. Misalnya, password seperti “BrAveZ!2” terlihat menarik, tetapi masih terlalu pendek. Bandingkan dengan kombinasi yang lebih panjang dan acak, akan terdapat perbedaan yang sangat besar dari sisi keamanan.
Tips yang kedua, hindari informasi pribadi dan pola yang mudah ditebak. Banyak orang membuat password dari nama anak, tanggal lahir, alamat rumah, atau hobi. Masalahnya, informasi ini sering bisa ditemukan di media sosial atau dokumen publik. Pola sederhana seperti “123abccba321” atau kata kamus yang diberi angka di belakangnya juga termasuk lemah. Solusi yang lebih aman adalah membuat password dari asosiasi acak yang hanya dapat dipahami pengguna. Misalnya menggabungkan judul film dan makanan favorit dengan susunan tidak biasa. Dengan cara ini, password tetap bisa diingat, tetapi tidak mudah ditebak oleh orang lain.
| Baca juga: Mengapa Penting Memahami Undertone Kulit? |
Tips terakhir, gunakan password berbeda untuk setiap akun dan manfaatkan alat bantu. Menggunakan satu password untuk semua akun memang praktis, tetapi sangat berisiko. Jika satu akun bocor, akun lain ikut terancam. Karena itulah, penting memiliki password unik untuk tiap layanan. Jika merasa sulit mengingat banyak password, aplikasi password manager bisa menjadi solusi yang dapat diandalkan. Aplikasi ini menyimpan dan mengisikan password secara aman, sehingga pengguna hanya perlu mengingat satu password utama. Bahkan, password manager bisa membantu membuat password acak yang jauh lebih kuat daripada buatan manusia.
Selain tiga tips utama tersebut, kebiasaan kecil juga berperan besar. Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) menambahkan lapisan keamanan ekstra, sehingga password saja tidak cukup untuk masuk ke akun. Mengganti password secara berkala juga membantu mengurangi risiko jika suatu saat data bocor tanpa disadari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....