Episcia, Tanaman Hias Berdaun Halus Seperti Beludru

  • 10 Feb 2026 20:10 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Tanaman episcia merupakan genus tumbuhan berbunga asal Afrika yang memiliki tampilan daun seperti beludru dan terdapat bulu-bulu kecil. Bunga dari famili Gesneriaceae ini merupakan tanaman hias menggantung yang sangat menyukai berada di tempat teduh.

Tanaman ini memiliki tekstur daun seperti beludru dengan kilau metalik menampilkan beragam warna seperti hijau, perak, tembaga, merah dan juga merah muda.Selain memiliki daun yang cantik, tanaman hias episcia juga menghasilkan bunga kecil berbentuk terompet sering kali berwarna merah, orange, kuning atau merah muda yang muncul di ketiak daun.

Tanaman hias episcia memiliki kebiasaan tumbuh menjalar atau merambat. Menjadikannya sangat cantik jika ditanam di pot gantung ataupun pot tempel, dan juga bisa dijadikan sebagai penutup tanah dalam terarium.

Jika ingin menanam bunga episcia, ada beberapa varietas bunga episcia yang ditemukan dipasaran :

Episcia cupreata acajou termasuk jenis violet api yang paling mudah dibudidayakan. Kultifar ini memiliki daun berwarna coklat kehijauan atau hijau tembaga. pola urat daunnya berwarna hijau keperakan.

Episcia cupreata frosty, juga termasuk violet api yang paling tahan banting seperti acajou. Daunnya berwarna hijau cerah berkilau dengan bulu-bulu halus seperti permadani. sementara urat-urat daunnya berwarna hijau muda keperakan

Episcia cupreata gold digger, memiliki daun hijau coklat dengan urat-urat pink keunguan dibagian tepinya. Bunganya berwarna orange kemerahan dengan pangkal berwarna kuning.

Dikutip dari kanal YouTube Mama Celin, Selasa 10 Januari 2026, berikut tips cara penanaman episcia :

Media tanam terdiri dari tanah, sekam bakar dan pupuk kandang/kohe dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Antracol 1 sendok makan, antracol adalah obat fungisida yang dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit jamur pada tanaman hias. sangat efektif untuk mengatasi bercak daun, embun tepung, karat daun serta busuk batang atau akar.

Caranya cukup mudah yaitu dengan melarutkan 1-2 gram antracol ke dalam 1 liter air kemudian menyemprotkannya ke seluruh bagian tanaman yaitu batang dan juga daun dan juga bisa menyiramkannya pada media tanam.

Untuk mengatasi tanaman episcia yang busuk sesaat setelah ditanam bisa menggunakan antracol yang dioleskan pada batang paling bawah tanaman episcia

Pertama ambil bibit tanaman episcia yang akan ditanam, potong bagian ujungnya kemudian tutup bekas potongan itu dengan bubuk antracol. Tanam pada media tanam yang sudah disediakan di dalam pot

Setelah penanaman bibit tanaman episcia dilanjutkan dengan memberi larutan vitamin B1 supaya tanaman episianya tetap segar. Dosisnya 1 tutup botol larutan B1 dicampurkan ke dalam 1,5 liter air lalu dikocok selanjutnya disiram sampai membasahi seluruh media tanam

Letakan pot di tempat yang teduh, tunggu sampai episcia terlihat segar sekitar 5 hari sampai 1 minggu. Lakukan penyiraman secukupnya setiap tiga hari sekali. Tak berbeda jauh pada tanaman hias umumnya, penyiraman yang terlalu berlebihan dan sering dapat membuat bunga episcia busuk.

Episcia memerlukan media tanam yang bersifat lembab karena tanaman hias ini menyukai kondisi lembab. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Violet api membutuhkan kelembapan tinggi tetapi tidak tahan terhadap air pada daunnya.

Gunakan media tanam yang mudah mengalirkan air, kaya bahan organik, dengan tambahan kerikil kecil untuk meningkatkan drainase. Episcia membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis, tetapi paparan jangka panjang dari sinar matahari langsung memiliki efek negatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....