Film Taboo: The Silent Day, Turis Langgar Nyepi Berujung Teror

  • 08 Sep 2026 11:27 WIB
  •  Denpasar

RRI. CO.ID, Denpasar – Taboo: The Silent Day adalah film horor thriller kolaborasi Korea Selatan–Indonesia yang gelap, mencekam, dan terasa sangat unik karena menjadikan Hari Raya Nyepi di Bali sebagai latar utama teror. Film ini tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026, termasuk di jaringan Cinema XXI, CGV, Cinepolis, dan bioskop nasional lainnya.

Film ini disutradarai Park Kyung-kun dan diproduksi bersama oleh Terra Films (Indonesia) dan Barami Bunda (Korea Selatan), dengan durasi 71 menit dan klasifikasi Dewasa 17+ dari Lembaga Sensor Film (LSF). Durasi yang relatif singkat justru membuat film ini terasa padat, intens, dan tidak bertele-tele dalam membangun ketegangan.

Cerita berpusat pada empat turis Korea Selatan: Tae-pyong (Kwon Da-ham), Bitna (Hwang Ha-jung), Yun-chae (Choi Tae-eun), dan Sang-hun (Lee Sang-hun), yang datang ke Bali untuk liburan. Kedatangan mereka bertepatan dengan persiapan Hari Raya Nyepi, momen di mana seluruh aktivitas di pulau harus berhenti total demi keheningan dan refleksi diri.

Teror dimulai ketika para turis ini secara sengaja tidak mengindahkan aturan adat dan larangan-larangan sakral saat Nyepi. Mereka keluar saat malam, membuat kegaduhan, dan melanggar pantangan yang seharusnya dihormati. Dari sinilah keseimbangan antara dunia manusia dan dunia lain di Bali terganggu, dan teror misterius mulai mengincar mereka satu per satu.

Yang membuat film ini menonjol adalah cara ia tidak hanya bermain di ranah jumpscare, tetapi juga membangun teror dari pelanggaran budaya, rasa tidak hormat terhadap tradisi, dan konsekuensi yang harus dibayar orang luar ketika masuk ke wilayah sakral tanpa pemahaman. Nyepi yang biasanya identik dengan keheningan dan spiritualitas justru diubah jadi malam paling mencekam di mana keheningan itu sendiri jadi sumber ketakutan.

Pemeran lain yang ikut mengisi film ini antara lain Ida Bagus Putu Radithya, I Made Arya Salim, I Gede Arya, Ni Luh, I Wayan, Ni Wayan, I Ketut, I Komang, I Nengah, I Made, I Putu, I Gusti, I Dewa, I Kadek, I Yan, dan masih banyak talenta lokal Bali yang memperkuat nuansa autentik pulau Dewata. Dengan komposisi pemain yang memadukan aktor Korea dan warga lokal, film terasa seperti pertemuan dua budaya yang berujung benturan maut.

Film Taboo: The Silent Day cocok untuk penonton yang suka horor dengan nuansa budaya, pelanggaran adat, dan teror yang berakar dari kepercayaan lokal. Film ini bukan sekadar kisah turis iseng, melainkan peringatan tentang bagaimana menghormati tradisi bukan hanya soal sopan santun, tapi juga soal keselamatan nyawa ketika kita berada di tanah orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....