Film Lastri : Arwah Kambang Desa, Lastri Bangkit Menyimpan Dendam Lama

  • 13 Jul 2026 12:32 WIB
  •  Denpasar

RRI. CO.ID, Denpasar – Lastri: Arwah Kembang Desa hadir sebagai film horor drama yang tidak cuma mengandalkan teror, tetapi juga membawa luka keluarga, cinta, dan rahasia desa yang lama dikubur. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026, dan juga sempat menggelar pemutaran khusus di sejumlah kota di Jawa Timur menjelang rilis resminya.

Disutradarai Hendri Tivo, film ini diproduksi oleh Abelle Pictures dan disebut-sebut sebagai salah satu karya terakhir Gary Iskak. Durasi filmnya tercatat 102 menit, dengan rating usia 17+, jadi nuansanya memang ditujukan untuk penonton yang siap dengan horor yang lebih dewasa dan emosional.

Cerita film ini berlatar di sebuah desa pada era 1980-an, tempat nama Lastri sudah berubah menjadi legenda yang menakutkan. Dari sinopsis resminya, Lastri bukan sekadar sosok gaib yang muncul untuk menakuti warga, melainkan bagian dari kisah hidup yang berujung pada dendam panjang dan trauma yang belum selesai.

Di tengah cerita, ada tokoh Turenggo yang disebut memiliki hubungan penting dengan rangkaian peristiwa menyeramkan di desa itu. Hadirnya tokoh ini membuat cerita terasa bukan hanya soal kemunculan arwah, tetapi juga soal masa lalu yang membuka kembali pintu rahasia lama.

Yang membuat film ini menarik adalah cara ia menggabungkan horor dengan drama yang lebih manusiawi. Hana Saraswati menegaskan bahwa film ini bukan cuma menampilkan sosok menakutkan, melainkan juga menggali emosi, hubungan keluarga, dan sisi kelam dari legenda urban yang selama ini cuma beredar sebagai cerita mulut ke mulut.

Pemeran lain yang ikut mengisi film ini antara lain Gary Iskak, Yama Carlos, Audy Bella, Joe Richard, Dodit Mulyanto, dan Debby Sahertian. Dengan komposisi pemain itu, film ini terasa punya warna yang cukup lengkap: ada intensitas, ada nuansa lokal, dan ada ruang untuk ketegangan yang sesekali diselingi dinamika antarkarakter.

Kalau dilihat dari pendekatannya, Lastri: Arwah Kembang Desa cocok untuk penonton yang suka horor berlapis, bukan sekadar jump scare cepat. Film ini bekerja lewat atmosfer desa yang sunyi, dendam yang tertahan, dan rasa penasaran yang terus dipelihara sampai akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....