Rasa Makanan di Pesawat Terasa Berbeda, Ini Penyebabnya!

  • 10 Apr 2026 13:23 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pernah merasa makanan di pesawat terasa hambar? padahal, menu yang disajikan sering kali dibuat oleh koki profesional. Ternyata, perubahan rasa ini bukan karena kualitas makanan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor ilmiah saat kita berada di ketinggian.

1. Tekanan Udara di Kabin

Menurut Fraunhofer Institute, saat pesawat berada di ketinggian, tekanan udara di dalam kabin lebih rendah dibandingkan di darat. Kondisi ini memengaruhi kemampuan indra perasa kita, terutama dalam mendeteksi rasa manis dan asin. Akibatnya, makanan terasa lebih hambar dari biasanya.

2. Kelembapan Udara yang Rendah

Udara di dalam kabin pesawat cenderung sangat kering, dengan tingkat kelembapan yang jauh lebih rendah dibandingkan lingkungan normal. Hal ini membuat hidung dan mulut menjadi kering, sehingga kemampuan kita untuk merasakan rasa dan aroma makanan menurun.

3. Pengaruh Kebisingan

Cornell University mengungkapkan suara mesin pesawat yang terus menerus ternyata juga memengaruhi persepsi rasa. Penelitian menunjukkan bahwa kebisingan dapat menurunkan sensitivitas terhadap rasa manis dan meningkatkan persepsi rasa gurih.

4. Indra Penciuman Berkurang

Sebagian besar rasa makanan sebenarnya berasal dari aroma. Saat di pesawat, kemampuan indra penciuman kita menurun karena tekanan dan udara kering. Inilah sebabnya makanan terasa kurang “berasa” meskipun sebenarnya bumbunya cukup.

5. Kondisi Tubuh dan Kelelahan

Perjalanan udara, terutama yang panjang, bisa membuat tubuh lelah dan dehidrasi. Kondisi ini turut memengaruhi persepsi rasa dan nafsu makan. Akibatnya, makanan terasa kurang nikmat dibandingkan saat tubuh dalam kondisi segar.

Rasa makanan di pesawat yang terasa berbeda dipengaruhi oleh berbagai faktor, dari tekanan udara, kelembapan, hingga kebisingan. Semua ini bekerja bersama-sama mengubah cara kita merasakan makanan.

Jika anda merasakan makanan di pesawat terasa kurang enak, bukan berarti kualitasnya buruk. Melainkan tubuh kita yang sedang beradaptasi dengan kondisi di ketinggian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....