Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Luka Ibu dan Anak
- 13 Jul 2026 11:42 WIB
- Denpasar
RRI. CO.ID, Denpasar – Takkan Kubiarkan Kau Menangis adalah film drama keluarga, family, dan music yang terasa lembut di luar, tetapi pelan-pelan mengiris di dalam. Film ini tayang mulai 16 Juli 2026 di seluruh bioskop Indonesia, termasuk XXI, CGV, Cinépolis, Platinum Cineplex, NSC, dan jaringan bioskop lain.
Film ini disutradarai Ferly Halim dan diproduksi oleh Langit Pictures Indonesia. Dengan durasi selama 1 jam 48 menit dan rating umur R 13+. Film ini tentang drama keluarga yang emosional, reflektif, dan cocok untuk penonton luas.
Cerita berpusat pada Dini dan putranya Dika, dua orang yang tinggal di rumah yang sama tetapi seperti hidup di dua dunia berbeda. Dini, yang diperankan Shanty, adalah ibu tunggal yang keras di luar namun rapuh di dalam, sementara Dika, dimainkan Ari Irham, merasa perhatian ibunya lebih sering datang sebagai tekanan daripada pelukan.
Masalah mereka tidak meledak dalam satu pertengkaran besar, melainkan tumbuh dari hal-hal kecil yang dibiarkan menumpuk. Nasihat yang tak didengar, harapan yang tak sempat dijelaskan, dan jarak yang terus melebar membuat hubungan ibu-anak ini terasa sesak, tapi sangat manusiawi.
Di tengah kekacauan itu, Dika menemukan ruang bernapas lewat musik dan membentuk Sans Band bersama teman-temannya. Musik menjadi jalan keluar, sekaligus cara Dika mencari suara dirinya sendiri di luar bayang-bayang ibunya.
Nama-nama lain yang ikut mengisi film ini antara lain Ariyo Wahab, Agoye Mahendra, Emiliano Fernando Cortizo, Teuku Rizky Muhammad, Annisa Kaila, Askara Halim, Memes Prameswari, Didi Riyadi, Bob Sastro, dan Sandy Adarusman. Kehadiran mereka membuat cerita terasa hidup, bukan hanya sebagai konflik rumah tangga, tetapi juga sebagai potret keluarga dan lingkungan yang saling memengaruhi.
Yang membuat film ini layak ditunggu adalah cara ia menukar tangis dengan pengertian. Dengan dukungan lagu-lagu Sheila On 7 seperti Hujan Turun, Kita, dan Dan, film ini seperti memanggil penonton untuk ikut pulang ke luka lama, lalu keluar dengan hati yang sedikit lebih lembut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....