Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Gratis Ikebana Handicraft

  • 08 Sep 2026 11:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat ditempuh melalui penguasaan keterampilan praktis yang aplikatif, untuk membuka peluang usaha mandiri di tingkat keluarga maupun komunitas lokal. Pemilik Atau Owner Ikebana Handycraft, Lindawati mengungkapkan program pelatihan kerajinan tangan yang diselenggarakan secara konsisten, terbukti efektif dalam membekali ibu rumah tangga dan generasi muda dengan keahlian bernilai ekonomi.

Lindawati menambahkan sentra pelatihan Ikebana Handicraft yang berlokasi di Nusa Dua, Mumbul, Bali, secara aktif membuka kesempatan bagi masyarakat umum, kelompok PKK, institusi pendidikan, hingga banjar-banjar adat untuk mempelajari seni kerajinan tangan. Lindawati, menjelaskan bahwa dirinya menggratiskan biaya pengajaran bagi masyarakat yang ingin belajar membuat aksesoris dan merangkai bunga.

Proses pembelajaran dirancang secara praktis, agar peserta dapat langsung memahami teknik dasar pembuatan produk dalam waktu relatif singkat, mulai dari satu hingga dua hari pelatihan intensif. Materi yang diajarkan mencakup teknik pemilihan warna manik-manik, perangkaian bunga artifisial, hingga pembuatan pernak-pernik pendukung busana adat Bali.

Lindawati menjelaskan komitmen sosial dalam membagikan ilmu keterampilan ini, didasari oleh keinginan kuat untuk membantu masyarakat, agar memiliki kemandirian ekonomi tanpa harus bergantung pada pihak lain. "Bagi masyarakat di banjar, pengajaran pelatihan saya gratiskan, hanya bahan untuk praktek langsung yang dibeli peserta agar tidak salah beli di pasaran," ujar Lindawati ketika berbincang dalam program acara Teras UMKM di Pro 4 RRI Denpasar.

Kendati demikian, tantangan dalam memotivasi peserta pelatihan agar konsisten berwirausaha mandiri masih sering dijumpai di lapangan, terutama dalam menumbuhkan keberanian memulai usaha sendiri. Menurut Lindawati dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk instansi sosial dan lembaga pendidikan, sangat diperlukan untuk mengoptimalkan dampak positif dari program pelatihan keterampilan ini.

Melalui dedikasi yang tinggi dalam dunia pendidikan keterampilan, Lindawati berharap dapat terus menginspirasi lebih banyak masyarakat Bali, untuk memanfaatkan potensi diri melalui karya seni kerajinan tangan. "Jangan takut untuk mencoba, mari kita terus berkarya dan menggali potensi diri melalui kerajinan tangan, agar tercipta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari - hari” tutup Lindawati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....