Nobar Piala Dunia Jadi Peluang UMKM
- 17 Jun 2026 10:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Euforia Piala Dunia dimanfaatkan sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menghadirkan konsep usaha yang berbeda. Salah satunya dilakukan oleh Mahesa Tifary Ramadan yang membuka angkringan sekaligus menyediakan fasilitas nonton bareng (nobar) bagi para pencinta sepak bola.
Mahesa Tifary Ramadan kepada RRI.CO.ID, Jumat, 12 Juni 2026 mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari inisiatif komunitasnya yang ingin memiliki wadah bersama untuk menikmati pertandingan Piala Dunia. Menurutnya, momentum ini dimanfaatkan karena siaran pertandingan dapat dinikmati secara gratis melalui TVRI.
“Kita memang merayakan momen, khususnya Piala Dunia kali ini, karena TVRI menggratiskan, jadi kita memanfaatkannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan konsep yang diusung bukanlah kegiatan komersial yang menjual tiket masuk. Pengunjung hanya diajak menikmati suasana nobar sambil membeli makanan dan minuman yang dijual di angkringan.
“Non-komersial, cuman kalau untuk di sini kan kita UMKM. Kalau mau nonton, setidaknya beli makanan dulu untuk pendampingnya, segitu,” katanya.
Mahesa mengatakan angkringan tersebut menyediakan berbagai menu seperti sate, aneka minuman, dan nasi. Selama dua hari pertama beroperasi, produk yang paling banyak diminati pengunjung adalah sate dan nasi.
“Produk sejauh ini selama dua hari ini, sate sih, sama nasi aja,” ungkapnya.
Ia menuturkan, usaha tersebut baru dibuka pada tahun ini dan sengaja memanfaatkan momentum Piala Dunia. Selain sebagai pelaku UMKM, dirinya bersama rekan-rekannya juga merupakan penikmat sepak bola yang ingin memiliki tempat berkumpul bersama.
“Baru ini aja, tahun ini, karena memang momentumnya kan pas pada Piala Dunia juga. Jadi kita inisiatif buka. Kita sebagai penikmat sepak bola punya wadahnya sendiri,” ujarnya.
Mengenai antusiasme masyarakat, Mahesa mengakui jumlah pengunjung masih belum terlalu ramai karena pertandingan yang berlangsung belum mempertemukan tim-tim besar dan lokasi usahanya juga masih baru beroperasi. “Mungkin karena match-nya masih belum besar juga, apalagi baru buka, jadi dibilang rame sih belum. Cuman nanti kita tunggu ke depannya gimana,” katanya.
Untuk pendapatan, ia mengaku belum melakukan perhitungan karena usaha tersebut masih berjalan dalam waktu singkat. “Untuk penghasilan masih kita belum kalkulasi, soalnya kan ini baru buka juga. Cuman insyaallah di luar prediksi lah, bisa aja,” ujarnya.
Mahesa berharap jumlah pengunjung akan terus meningkat seiring bergulirnya pertandingan Piala Dunia. “Target pengunjung, ya semakin besar, seharusnya semakin banyak,” katanya.
Menurutnya, kegiatan nobar memberikan dampak positif bagi para pencinta sepak bola karena mereka dapat menikmati pertandingan tanpa harus mengeluarkan biaya tiket untuk menonton bersama. “Terutama untuk penikmat sepak bola sangat-sangat antusiasnya tinggi. Soalnya kan kita biasanya nonton itu bayar. Dengan TVRI mengadakan gratis kayak gini sangat membantu kita dalam merayakan euforia Piala Dunia kali ini,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih menghadapi kendala dalam memperkenalkan kegiatan tersebut kepada masyarakat luas. “Kendalanya sih, ya ini aja, belum viral aja. Cuma kita kan ada akun TikTok sendiri khusus untuk gini,” jelasnya.
Ia mengatakan akun media sosial tersebut digunakan untuk mengunggah proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan nobar guna menjangkau lebih banyak masyarakat. Di sisi lain, Mahesa juga menjelaskan jadwal pertandingan yang berlangsung pada dini hari hingga pagi menjadi tantangan tersendiri dalam menarik pengunjung.
“Ramai karena jam Piala Dunia sekarang ini terlalu pagi, jadi agak berkurang. Soalnya kan orang pada kerja juga. Yang paling cepat itu jam 01.00 pagi, dan match sampai jam 10.00 pagi. Kendalanya di sana aja,” katanya.
Mahesa menegaskan pihaknya tidak menjual tiket masuk dan hanya menjalankan konsep angkringan yang dipadukan dengan kegiatan nobar. “Kita memang fokus untuk angkringan pada umumnya. Nonton, kita beli makan, gitu aja. Gak ada memperjualbelikan tiket di sini,” tegasnya.
Ia berharap momentum Piala Dunia dapat terus menjadi ruang kebersamaan bagi para pencinta sepak bola sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. “Terima kasih dulu untuk TVRI yang sudah memberikan kita wadah untuk penikmat sepak bola bisa nonton kayak gini. Ini kan ajang empat tahun sekali, jadi euforia kita sangat terpuaskan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....