Memanfaatkan Limbah Besi Menjadi Produk Bernilai Tinggi
- 29 Jun 2026 08:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Limbah besi yang kerap dianggap tidak bernilai, di tangan seorang pande besi justru diolah menjadi berbagai peralatan dan senjata tradisional. Melalui proses penempaan, besi bekas disulap menjadi pisau, belakas, pemutik, pedang, hingga keris yang memiliki nilai guna sekaligus nilai seni.
Salah seorang Pande besi yang berlokasi di Penatih, Denpasar Timur, , Pande Nyoman Suwija (40) mengatakan, pemanfaatan limbah besi tidak hanya mengurangi sampah logam, tetapi juga melestarikan tradisi kerajinan tempa yang diwariskan secara turun-temurun.
" Selain mengurangi limbah logam, saya juga ingin menjaga warisan leluhur kami agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi berikutnya," tuturnya.
Ia juga mengatakan, bahan baku yang digunakan sebagian besar berasal dari besi bekas, seperti per daun kendaraan dan baja. Melalui proses penempaan, limbah tersebut diolah menjadi produk yang kuat, fungsional, dan memiliki nilai ekonomi.
" Besi bekas bukan sekadar limbah. Dengan proses tempa yang tepat, besi bisa kembali menjadi produk yang bermanfaat, dan bernilai jual," ucapnya.
"Saya berharap generasi muda, khususnya warga Pande, mau belajar memande agar tradisi ini tetap lestari. Selain menjaga warisan leluhur, keterampilan ini juga dapat mengolah limbah besi menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....