Harga Sembako Naik, Pedagang Makanan Pilih Pertahankan Harga Jual

  • 18 Mei 2026 13:51 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Kenaikan harga bahan pokok mulai dikeluhkan pedagang makanan kaki lima di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut dirasakan pedagang di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Salah seorang pedagang makanan kaki lima di Kuta, Badung, Murni kepada RRI.CO.ID mengatakan harga beras mengalami kenaikan dari sekitar Rp315 ribu menjadi Rp375 ribu per 25 kilogram. Menurutnya, hampir seluruh kebutuhan sembako mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

“Naik sekali itu harganya, melonjak dia. Semua bahan-bahan sembako itu, beras, semua kayak gitu gitu. Beras yang sebelumnya sekitar Rp315 ribu sekarang sampai Rp375 ribu per 25 kilogram,” ujar Murni, Senin, 18 Mei 2026.

Meski biaya produksi meningkat, Murni mengaku tidak menaikkan harga jual makanannya karena khawatir pelanggan berkurang apabila harga ikut dinaikkan. Kondisi tersebut membuat keuntungan pedagang semakin menipis di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Saya tidak naikkan harga jual, kasihan pelanggan. Mudah-mudahan harga sembako bisa turun lagi supaya pedagang kecil tetap bisa bertahan,” ujar Murni.

Pedagang berharap kondisi harga kebutuhan pokok dapat kembali normal agar aktivitas usaha kecil tetap berjalan lancar. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha pedagang makanan kaki lima di tengah meningkatnya biaya produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....