Membidik Peluang Usaha Sate Lilit, Ikon Kuliner Bali
- 17 Feb 2026 07:48 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung- Di tengah gempuran tren makanan kekinian, kuliner tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satu yang kini tengah naik daun dan diprediksi menjadi peluang usaha menjanjikan di tahun 2026 adalah Sate Lilit Bali.
Peluang ini dilirik oleh I Made Mudra, pemilik usaha intan adi catering asal Br. Aseman Kangin, Desa Adat Padonan, Kuta Utara, Badung. Ia telah menekuni usaha catering dengan menu sate lilit selama 10 tahun.
Memiliki pengalaman selama 18 tahun sebagai chef di Hotel dan Restoran di Bali membuatnya ingin mencoba peruntungan membuka usaha kuliner. Dia memilih berhenti sebagai karyawan dan mencoba keahliannya untuk membuat usaha sendiri.
Made Mudra menuturkan kepada RRI Rabu, 12 Februari 2026, bahwa proses ini lama, pertama dia membuat percobaan- percobaan sampai beberapa kali. Kemudian hasilnya diberikan kepada teman-teman di sekitarnya yang mempunyai upacara, dia memberikan 50 biji sate lilit. Awalnya gratis, karena itu sebagai strategi untuk promosi.
| Baca juga: UMKM di Bali Dulang Cuan dari Digitalisasi |
Dari hasil percobaan berulang kali, akhirnya bisalah diterima oleh masyarakat, sehingga order mulai berdatangan. Kemudian banyak yang order-order dibawa keluar Bali hingga Jakarta.
Sate lilit buatan Made Mudra pernah dilombakan dan berhasil menjadi juara satu. Hai ini membuat dia semakin percaya diri. Semakin yakin Ini bisa diterima dengan konsep rasa dari resep racikannya. Membanjirnya order membuat dia kewalahan dan akhirnya membatasi membuat maksimalnya 5 ribu biji perhari. Kalau lebih itu ditolak.
Sehari, usaha sate lilit ini menghabiskan 30 kilo daging ayam, 30 kilo daging babi. Disamping menu sate lilit juga menyediakan menu lain seperti serapah, lawar, jukut don belimbing, jukut ares dan kuah balung. Menurut Made Mudra omzet yang bisa diraup perhari kisaran 2 juta hingga 3 juta rupiah.
Apa tips agar sate lilit buatannya memiliki rasa yang tidak berubah ?
| Baca juga: Petani Bali Berhasil Tembus Pasar Premium |
"Kalau pembuatan sate, itu kan istilahnya perbandingan bumbu. Perbandingannya ada teknik-teknik tertentu. Prosesnya satu dengan alat molen, keuntungannya kita tidak payah. Kemudian rasa akan berbeda. Ketiga, tahan. Awet dia. Karena tidak terjamah dengan tangan", ungkap Made Mudra.
Yang membedakan sate lilit buatan Made Mudra dengan sate lilit lain adalah bahannya hanya menggunakan daging, bumbu Bali dan santan, tanpa menggunakan campuran kepala. Hal ini agar sate tahan, tidak cepat basi atau rusak.
“Pakai santan aja. Terus nanti ada bumbu genep, perbandingannya bebungkilan satu, kemudian bawang merah dan bawang putihnya satu. Itu dicampur satu-satu. Bebungkilan terdiri dari kunyit, cekuk, jahe, isen” imbuhnya.
Pelanggan sate lilit buatannya berasal dari berbagai daerah selain dari Bali. Sering dipesan sebagai oleh-oleh sampai ke Jawa, Jakarta, Kalimantan. Karena sate lilit ini cukup tahan dan rasanya enak dengan harga yang ramah di kantong.
Apa kiat sukses Made Mudra dalam mengelola usahanya ?
Lelaki yang juga memiliki talenta seni ini mengungkapkan, “Kita harus berani mencoba, kegagalan itu sebagai ilmu evaluasi untuk mencapai kesuksesan. Kemudian kita sebagai pengusaha harus terbuka bisa menerima sejelek apapun kritik itu kita terima. Yang penting kita harus bisa milah-milah”.
Selalu menjaga kualitas dengan mempertahankan resep, ingrediensnya dari segi rasa, standardisasi rasa. Tetap berusaha dan terbuka menerima masukan-masukan yang kira-kira positif bagi kita.
Hal utama yang menjadi perhatian adalah kebersihan, kualitas bahan karena hal ini mempertaruhkan citra produksi untuk konsumen. Kepercayaan pembeli terjaga berarti cuan tetap menyapa.
Sate lilit bukan sekadar makanan tradisional, melainkan aset ekonomi kreatif yang memiliki daya saing tinggi. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan konsistensi rasa, bisnis ini memiliki potensi untuk "melilit" keuntungan yang stabil di industri kuliner tanah air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....