Limbah Sampah sebagai Sumber Produk Kerajinan
- 12 Des 2025 07:51 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Pengelolaan limbah sampah berbasis pemanfaatan kembali (reuse) dan daur ulang (recycle) kian berkembang sebagai salah satu strategi penguatan ekonomi hijau di berbagai daerah. Limbah yang sebelumnya dipandang sebagai residu tanpa nilai guna kini mengalami transformasi fungsi menjadi bahan baku produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi, estetika, dan keberlanjutan lingkungan.
Pemilik UMKM Redivivus, Ayu Diah Prameswari dionfirmasi RRI Denpasar menyampaikan, dalam kerangka ekonomi sirkular, beberapa limbah, dimanfaatkan kembali melalui proses pemilahan, pembersihan, dan rekayasa desain. Proses ini tidak hanya mengurangi tekanan terhadap tempat pembuangan akhir, tetapi juga memperpanjang siklus hidup material serta menekan eksploitasi sumber daya alam primer.
“Kita mengolah dari sampah yang berserakan, sisa bahan dari produk yang reject dapat diolah kembali menjadi produk lain,” ujarnya pada Kamis (11/12/2025).
Ayu Diah menambahkan, Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi aktor utama dalam pengembangan kerajinan berbasis limbah. Melalui inovasi desain dan adaptasi teknologi sederhana, limbah diproses menjadi beragam produk seperti tas, aksesori, perabot rumah, hingga dekorasi interior. Aktivitas ini membentuk rantai nilai baru yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara simultan.
“Bekerja sama pula dengan pemulung dengan mengumpulkan bahan, kemudian setelah diolah, penjahit rumahan kami libatkan untuk susunan lanjut dari proses pembuatan beberapa produk,” ucapnya.
Ayu Diah menyebut, pemanfaatan limbah sebagai bahan baku memberikan efisiensi biaya produksi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Produk kerajinan berbasis limbah memiliki keunikan narasi keberlanjutan yang menjadi daya tarik tersendiri di pasar. Konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga turut berpartisipasi dalam praktik konsumsi bertanggung jawab. Dengan sinergi kebijakan, inovasi teknologi, dan partisipasi masyarakat, pemanfaatan limbah sebagai sumber produk kerajinan berpotensi menjadi salah satu penggerak penting dalam transisi menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....