Edukator Dewata, SERAMBI BI 2026 Jaga Ketersediaan Rupiah di Bali

  • 20 Feb 2026 09:03 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, kesiapan uang kartal dan penguatan literasi keuangan menjadi perhatian serius. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, meresmikan Edukator Dewata atau edukator keuangan Bali dari kalangan pemuda pada Kick-Off Semarak Rupiah Ramadhan, Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri (SERAMBI) 2026, Kamis 19 Februari 2026, di depan Museum Bajra Sandhi.

Peresmian ditandai dengan penyematan selempang kepada perwakilan Edukator Dewata sebagai bagian dari komitmen memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di kalangan masyarakat. Kegiatan Kick-Off SERAMBI 2026 turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia menghadirkan SERAMBI 2026 sebagai bentuk komitmen memenuhi kebutuhan layanan penukaran uang bagi masyarakat Bali, khususnya menjelang hari besar keagamaan. “Program SERAMBI ini menjadi wujud nyata komitmen BI dalam menjaga ketersediaan Rupiah yang berkualitas, layak edar, dan terpercaya di Bali,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang melalui jalur resmi yang telah disediakan. Pihaknya mendukung penuh program Edukator Dewata yang melibatkan generasi muda sebagai agen literasi keuangan.

“Ditunjuknya perwakilan anak-anak muda di Bali sebagai edukator diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Edukator Dewata ini kami harap aktif mengedukasi masyarakat tentang ciri keaslian uang, cara merawat uang, serta penukaran pecahan kecil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa Kick-Off SERAMBI 2026 menjadi langkah persiapan layanan penukaran uang bagi masyarakat menjelang Nyepi dan Idul Fitri. SERAMBI 2026 akan berlangsung dari 13 Februari hingga 13 Maret 2026.

Kebutuhan uang kartal di Bali diproyeksikan meningkat sekitar 6 persen atau mencapai Rp3,3 triliun, dengan dominasi pecahan besar sebesar Rp3,1 triliun dan sisanya pecahan kecil. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BI Bali menyediakan 43 titik penukaran uang yang melibatkan 12 bank dengan total 169 layanan penukaran.

Selain layanan penukaran, BI Bali juga menghadirkan program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui Edukator Dewata. Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia turut menyalurkan bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

Melalui SERAMBI 2026, diharapkan stabilitas ekonomi dan kelancaran transaksi masyarakat Bali selama momentum hari besar keagamaan dapat terjaga dengan baik, sekaligus memperkuat literasi dan kecintaan terhadap Rupiah.

Rekomendasi Berita