Desainer Interior Bali Ajak Anak Muda Konsisten Berkarya
- 03 Feb 2026 06:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Industri desain interior di Bali dinilai masih memiliki peluang besar bagi generasi muda, seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata seperti hotel dan vila. Namun, untuk mampu bertahan di tengah persaingan, anak muda dituntut memiliki konsistensi, kreativitas, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.
Pemilik Colour Art Maju Jaya, Nana Rukmana kepada RRI.CO.ID, Selasa 2 Februari 2026, mengatakan bakat saja tidak cukup untuk menekuni profesi desainer interior. Menurutnya, konsistensi dalam berkarya dan kemampuan memecahkan permasalahan menjadi faktor penting yang harus dimiliki.
“Kalau untuk anak muda yang tertarik dengan profesi ini, kalau memang cuma sebatas bakat, mereka harus konsisten. Usahakan bikin portofolio yang berkualitas, dan pelajari problem solving-nya, bukan sekadar estetika dalam desain,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kreativitas dalam desain interior tidak sepenuhnya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Menurutnya, rasa, imajinasi, serta jiwa seni justru menjadi dasar utama dalam menciptakan sebuah karya desain.
“Seandainya dibatasi hanya karena kurangnya teknologi, sebenarnya itu tidak menghambat seseorang untuk membuat desain. Yang paling dasar itu bakat, rasa, dan jiwa dalam desain,” tambahnya.
Di tengah tren desain yang terus berubah dan persaingan yang semakin ketat, Nana mendorong generasi muda untuk tetap bertahan, terus berkreasi, serta menyesuaikan karya dengan kebutuhan pasar agar dapat berkembang di industri desain interior.