Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nyangging di Metatah Massal PHDI Denpasar
- 04 Okt 2026 12:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung sebagai sangging dalam pelaksanaan Metatah Massal yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu 03 Oktober 2026. Kehadiran Jaya Negara sebagai sangging menjadi bagian dari ngayah sekaligus bentuk kebersamaan dalam membantu masyarakat menjalankan upacara keagamaan.
Metatah massal tersebut diikuti 157 peserta. Selain metatah, kegiatan juga dirangkaikan dengan upacara Menek Kelih yang diikuti 107 peserta dan Mewinten Saraswati sebanyak 35 peserta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, yang juga ikut ngayah sebagai sangging. Jaya Negara mengatakan keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk ngayah sekaligus wujud kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat dalam pelaksanaan yadnya.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan lancar dan mendapatkan kerahayuan,” ujar Jaya Negara.
Menurut Jaya Negara, pelaksanaan metatah massal tidak hanya menjadi sarana menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki makna dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai agama Hindu serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia menegaskan Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan, adat, dan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali.
Sementara itu, Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka menyampaikan apresiasi atas partisipasi Jaya Negara yang turut ngayah sebagai sangging dalam pelaksanaan metatah massal tersebut. Menurut Arka, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan keagamaan menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui pelaksanaan Metatah Massal, Menek Kelih, dan Mewinten Saraswati, PHDI Kota Denpasar berharap seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan adat, agama, dan budaya Bali di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan metatah massal tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus ruang untuk memperkuat gotong royong dalam pelaksanaan yadnya di Kota Denpasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....