Mengapa Daun Dadap Menjadi Bagian Penting Tepung Tawar?
- 11 Sep 2026 14:19 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Dalam tradisi upakara umat Hindu di Bali, tepung tawar memegang peranan penting sebagai sarana penyucian (patram saucam). Dari tiga bahan utamanya, yaitu daun dadap, kunyit, dan beras. Kehadiran daun dadap memiliki kedudukan dan makna spiritual yang sangat khusus.
Dalam acara Rahajeng Bali pada Selasa, 8 September 2026 bersama Penyuluh Agama Hindu Ahli Madya Kanwil Kementerian Agama ( Kemenag) Kabupaten Badung, Nengah Rasmiyati, terungkap beberapa alasan mendasar mengapa daun dadap menjadi elemen utama dalam pembuatan tepung tawar:
Daun dadap dikenal luas dalam masyarakat Hindu Bali dengan sebutan kayu sakti. Secara fisik, tumbuhan ini memiliki keunikan alamiah yang khas: dalam satu tangkai daun tidak pernah tumbuh tunggal, melainkan selalu terdiri dari tiga helai daun. Keunikan susunan tiga helai ini secara simbolis mencerminkan keberadaan dan kekuatan Tri Murti (Brahma, Vishnu, dan Siwa).
Berdasarkan pustaka kuno Taru Pramana, tidak semua jenis tanaman dapat dipergunakan secara sembarangan dalam upacara. Daun dadap menjadi sarana sakral karena diyakini telah mendapatkan penyupatan serta waranugraha (legalitas dan anugerah spiritual) dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam prabawa (manifestasi) Ida Sang Hyang Siwa. Hal inilah yang menjadikan daun dadap suci dan layak dijadikan sarana persembahan.
Sebagai bagian dari patram (dedaunan) untuk penyucian (saucam), daun dadap ditumbuk bersama kunyit dan tepung beras. Daun dadap memberikan dimensi sakral yang berpadu dengan fungsi kesehatan kunyit serta simbolisme beras sebagai saripati kehidupan. Kombinasi ini menghasilkan sarana yang dipercaya mampu menetralisir letah (kotoran), lara roge (penyakit), dan mengembalikan kesucian alam semesta maupun diri manusia.
Dengan memahami alasan di balik penggunaan daun dadap, umat diajak untuk tidak sekadar menjalankan tradisi secara mekanis, melainkan memahami tatwa (makna mendalam) di balik setiap sarana upakara yang digunakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....