Tua Tuuh Hidup, Mengapa Manusia Harus Bijak dalam Bertindak?
- 24 Agt 2026 09:22 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Program Obrolan Galang Kangin RRI pada Jumat, 21 Agustus 2026 mengangkat tema 'Tua Tuuh Hidup' yang membahas perjalanan kehidupan manusia dan cara menghadapi berbagai persoalan.
- I Nyoman Sunarta menekankan pentingnya menjalani hidup dengan bijaksana dan tidak memaksakan diri melakukan sesuatu di luar kemampuan.
- Program ini mengajak pendengar memahami bahwa kehidupan terus berubah dan setiap orang perlu mampu menyesuaikan diri tanpa kehilangan nilai-nilai kebaikan.
RRI.CO.ID, Denpasar - Program Obrolan Galang Kangin, Jumat, 21 Agustus 2026 bersama I Nyoman Sunarta dan MadeKapeng, mengangkat tema “Tua Tuuh Hidup” yang membahas perjalanan kehidupan manusia, sikap dalam menghadapi berbagai persoalan, serta pentingnya menjalani hidup dengan bijaksana. Perbincangan tersebut mengajak pendengar memahami bahwa kehidupan terus berubah dan setiap orang perlu mampu menyesuaikan diri dengan keadaan tanpa kehilangan nilai-nilai kebaikan.
Dalam obrolan tersebut Sunarta menyampaikan bahwa manusia tidak perlu memaksakan diri melakukan sesuatu di luar kemampuan. “Kerjakanlah sesuatu yang Anda bisa kerjakan, jangan memaksakan diri,” ucapnya.
Pembahasan juga menekankan pentingnya memiliki teman dan lingkungan yang dapat memberikan dukungan dalam menjalani kehidupan. Kehadiran orang-orang yang saling menemani dan menguatkan dinilai dapat membantu seseorang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Nilai spiritual turut menjadi bagian penting dalam pembahasan “Tua Tuuh Hidup”. “Aku bukan manusia, Aku adalah Tuhan,” menjadi bagian dari ungkapan yang disampaikan dalam obrolan, untuk mengingatkan manusia mengenai hubungan dirinya dengan Tuhan serta pentingnya memperkuat keyakinan dan sraddha.
Sunarta dan Kapeng juga mengaitkan kehidupan manusia dengan kisah dan nilai yang terdapat dalam Mahabharata. Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa manusia akan menghadapi berbagai persoalan, sehingga diperlukan keteguhan, keyakinan, serta kemampuan membedakan tindakan yang benar dan yang tidak benar.
Selain itu, obrolan mengingatkan pentingnya menjaga perilaku, etika, dan adab dalam kehidupan sehari-hari. “Orang bijak bukan hanya orang pintar, tetapi juga memiliki adab dan etika,” ungkap Kapeng.
Kehidupan juga dipandang memiliki hukum sebab akibat, sehingga setiap tindakan manusia membawa konsekuensi. Karena itu, masyarakat diajak untuk tidak gegabah dalam bertindak dan senantiasa mempertimbangkan dampak dari setiap perkataan maupun perbuatan.
Melalui tema “Tua Tuuh Hidup”, Obrolan Galang Kangin mengajak pendengar menjalani kehidupan dengan kesadaran, kebijaksanaan, dan rasa tanggung jawab. “Jangan memandang sesuatu dengan sembarangan,” tutup Sunarta, menjadi pesan yang relevan agar setiap orang mampu menghargai kehidupan dan belajar dari pengalaman yang telah dilalui.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....