Jaya Negara Ajak Umat Perkuat Sradha Bhakti
- 31 Jul 2026 15:36 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Ngenteg Linggih Padudusan, Mupuk Pedagingan, Tawur Wrespati Kalpa Agung, lan Panilapatian Pegat Soot di Pura Gunung Sari, Banjar Jurang Asri, Desa Adat Peraupan, Rabu 29 Juli 2026. Kehadiran Wali Kota Denpasar menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelestarian tradisi dan penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Pelaksanaan karya yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Karo tersebut juga menandai rampungnya pemugaran sejumlah palinggih di Pura Gunung Sari. Dalam kesempatan itu, Jaya Negara menandatangani prasasti karya, mengikuti prosesi mendem pedagingan di Bale Gedong, serta menyerahkan dana punia kepada panitia karya.
Di sela-sela upacara, Jaya Negara mengatakan pelaksanaan karya di Pura Gunung Sari merupakan salah satu wujud nyata peningkatan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Menurutnya, pelaksanaan yadnya di lingkungan desa adat maupun pesemetonan memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
"Pelaksanaan upacara keagamaan seperti ini patut diapresiasi karena mampu membangun sradha bhakti masyarakat melalui pelaksanaan upakara secara bersama-sama," ujar Jaya Negara.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan penguatan sektor keagamaan. Di sisi lain, tumbuhnya kemandirian masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan juga menjadi modal penting untuk mewujudkan pelaksanaan yadnya yang berkualitas sesuai nilai Tri Guna Karya dan Satwika Karya.
Jaya Negara berharap, setelah pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih tersebut, hubungan persaudaraan dan persatuan di antara warga pengempon maupun umat Hindu semakin erat. Menurutnya, yadnya tidak hanya menjadi sarana meningkatkan nilai spiritual, tetapi juga membawa energi positif bagi kehidupan masyarakat.
"Kami berharap pelaksanaan yadnya ini dapat memberikan energi positif bagi umat sekaligus menetralisir berbagai hal negatif di lingkungan desa sehingga tercipta kehidupan yang harmonis," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya I Made Sueca menjelaskan, pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih digelar setelah rampungnya proses pemugaran seluruh palinggih yang diperbarui di Pura Gunung Sari.
Ia mengatakan, rangkaian karya diawali dengan prosesi mendem pedagingan, sedangkan puncak karya dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, yang akan dipuput oleh Ida Pedanda Mpu Nabe Yoga Daksa Paramitha dari Griya Peraupan.
Sueca juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Denpasar yang telah meresmikan karya melalui penandatanganan prasasti serta menyerahkan dana punia.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Denpasar yang telah hadir menyaksikan upacara, menandatangani prasasti karya, dan memberikan punia. Semoga seluruh rangkaian karya berjalan lancar, labda karya, dan memberikan kerahayuan bagi seluruh umat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....