Putu Widi Ajak Generasi Muda Lestarikan Tari Topeng
- 30 Jul 2026 11:25 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Putu Widi Antara (25) seorang seniman muda dari Desa Plaga, Badung, mengaku kecintaannya terhadap dunia seni tidak pernah padam meski harus mengikuti keinginan orang tua untuk menempuh pendidikan di bidang pariwisata. Ia tetap meluangkan waktu untuk belajar dan mengasah kemampuan berkesenian.
Ia mengatakan, tekadnya yang kuat untuk mendalami seni, khususnya tari topeng, mendorongnya berguru kepada sejumlah seniman senior yang telah lama berkecimpung dalam dunia kesenian Bali. Salah satu gurunya yaitu Kembar di Banjar Anggabaya, Penatih, serta Ajik Sang Ade di Banjar Sayan, Ubud, Gianyar.
"Walaupun orang tua menginginkan saya menempuh pendidikan di bidang pariwisata, kecintaan saya terhadap seni tidak pernah hilang. Saya tetap bertekad belajar tari topeng kepada para senior, seperti Bapak Kembar di Banjar Anggabaya, Penatih, dan Ajik Sang Ade di Banjar Sayan, Ubud. Dari mereka saya banyak belajar tentang teknik, karakter topeng dalam seni tari topeng," ujarnya.
Ia juga mengatakan, hingga kini masih terus belajar karena seni tari topeng memiliki banyak karakter dan teknik yang harus dikuasai. Meski jam terbangnya untuk ngayah dan tampil sudah cukup padat, ia merasa masih banyak ilmu yang perlu dipelajari.
"Saya masih terus belajar karena dalam tari topeng banyak karakter dan teknik yang harus dipahami. Masih banyak ilmu yang perlu saya pelajari dari para senior agar kemampuan saya terus berkembang," ucapnya.
Ia berharap anak-anak semakin banyak belajar seni tradisi khususnya tari topeng. Kalau bukan generasi muda yang melestarikan, siapa lagi. Semoga seni tari topeng tetap hidup dan berkembang, " pangkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....