Filosofi Mengelola Uang Ala Hindu: Dibagi Tiga untuk Kebahagiaan

  • 04 Jun 2026 17:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Di tengah gaya hidup modern yang mendorong konsumsi dan pengeluaran tanpa perencanaan, ajaran Hindu menawarkan filosofi sederhana namun relevan dalam mengelola keuangan. Melalui konsep yang tertuang dalam sastra Hindu, masyarakat diajarkan untuk membagi hasil usaha menjadi tiga bagian demi mencapai kesejahteraan yang seimbang.

Dalam acara Rahajeng Bali pada Selasa, 2 Juni 2026, oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Gianyar, I Made Irawan, menjelaskan bahwa harta atau artha merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai kebahagiaan hidup. Namun, harta harus diperoleh melalui jalan dharma atau kebenaran agar membawa manfaat dan kesejahteraan.

Menurutnya, hasil usaha yang diperoleh tidak dianjurkan untuk langsung dihabiskan. Filosofi tersebut diibaratkan seperti mengumpulkan hasil terlebih dahulu sebelum dinikmati. Sikap ini mengajarkan kesabaran, perencanaan, dan tanggung jawab dalam mengelola rezeki yang diterima.

Dalam ajaran Hindu, lanjutnya, penghasilan idealnya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama digunakan untuk dharma, seperti kegiatan keagamaan, yadnya, dan membantu sesama. Bagian kedua digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari pangan, sandang, hingga papan. Sementara bagian ketiga disimpan atau diputar kembali sebagai modal untuk masa depan.

Konsep tersebut dinilai tidak hanya mengajarkan pentingnya berbagi, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan menabung dan berinvestasi. Dengan demikian, seseorang tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

I Made Irawan menegaskan bahwa tujuan utama dari pengelolaan harta bukan sekadar menumpuk kekayaan. Lebih dari itu, harta diharapkan menjadi sarana untuk menciptakan kebahagiaan lahir dan batin, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Melalui pengelolaan yang bijaksana, kesejahteraan tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....