Mencari Rezeki dengan Cara Benar demi Kebahagiaan Sejati
- 04 Jun 2026 17:05 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat, masyarakat sering kali berfokus pada besarnya penghasilan yang diperoleh. Namun dalam ajaran Hindu, cara memperoleh rezeki dinilai sama pentingnya dengan jumlah harta yang didapatkan. Rezeki yang diperoleh melalui jalan yang benar diyakini menjadi dasar terciptanya kebahagiaan yang sejati.
Dalam acara Rahajeng Bali pada Selasa, 2 Juni 2026, oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Gianyar, I Made Irawan, menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi dalam Hindu harus dilandasi oleh dharma atau kebenaran. Harta yang diperoleh melalui cara yang baik akan membawa manfaat dan kesejahteraan bagi kehidupan.
Menurutnya, ajaran tersebut telah tertuang dalam sastra Hindu, salah satunya Sarasamuscaya. Dalam ajaran itu dijelaskan bahwa harta yang diperoleh berdasarkan dharma akan menjadi sumber kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seseorang maupun keluarganya.
Sebaliknya, harta yang diperoleh melalui cara-cara yang menyimpang dari nilai kebenaran dinilai tidak akan membawa ketenangan hidup. Meskipun secara materi terlihat menguntungkan, rezeki yang diperoleh dengan cara tidak benar dianggap kehilangan nilai kesuciannya dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari.
I Made Irawan mengatakan bahwa tujuan mencari rezeki bukan sekadar mengumpulkan kekayaan. Harta seharusnya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup, menjalankan kewajiban sosial dan keagamaan, serta membangun kehidupan yang harmonis bersama keluarga dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengelola penghasilan secara bijaksana. Sebagian hasil usaha dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sebagian untuk kegiatan dharma, dan sebagian lagi disimpan atau dikembangkan sebagai bekal masa depan. Dengan cara tersebut, rezeki yang diperoleh tidak hanya memberi manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
Melalui pemahaman itu, masyarakat diajak untuk tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan proses dalam mencarinya. Sebab dalam pandangan Hindu, kebahagiaan sejati tidak lahir dari banyaknya harta yang dimiliki, melainkan dari rezeki yang diperoleh dengan cara benar dan digunakan untuk tujuan yang baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....