Bukan Sekadar Ritual, Ini Makna Spiritualitas Hindu dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 18 Mei 2026 07:44 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Ayu Purnama, menyampaikan Dharma Wacana bertema spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari dalam perspektif Hindu, dalam acara Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar, Kamis, 14 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa spiritualitas bukan aktivitas yang terpisah dari kehidupan, melainkan kesadaran untuk menghubungkan atma dengan Tuhan dalam setiap tindakan.

“Spiritualitas adalah kesadaran untuk menghubungkan diri dengan Tuhan dalam setiap gerak kehidupan,” ujar Purnama. Menurutnya, tujuan spiritualitas bukan hanya mencapai moksa, tetapi juga menjalani kehidupan duniawi dengan penuh ketenangan, kebijaksanaan, dan dharma.

Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar tersebut menjelaskan beberapa landasan filosofi spiritualitas Hindu, yakni Atman, Brahman, Dharma, Karma, dan Moksa. Ia mengatakan bahwa setiap manusia memiliki percikan Tuhan yang sama sehingga harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

“Ketika kita bekerja, lakukan dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, dan totalitas,” katanya. Ia menambahkan bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan hati dan ketulusan akan memberikan hasil yang memuaskan serta menghadirkan rasa bangga bagi diri sendiri.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pikiran, perkataan, dan perilaku agar selalu selaras dengan ajaran karma baik. Menurutnya, manusia sebagai makhluk sempurna memiliki kemampuan berpikir yang harus digunakan untuk melakukan kebajikan.

“Selalu lakukan hal yang baik dan jadilah pribadi yang lebih baik setiap hari,” ungkapnya. Purnama juga mengajak masyarakat untuk menerapkan nilai Tat Twam Asi dalam kehidupan sehari-hari dengan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

Ia mencontohkan praktik spiritual sederhana yang dapat dilakukan setiap hari, mulai dari bersyukur saat bangun tidur, berdoa sebelum makan, bekerja dengan tulus, hingga bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, menjaga lingkungan, tidak menyebarkan hoaks, dan mengunggah konten positif juga merupakan bagian dari praktik spiritualitas Hindu.

“Spiritualitas tidak diukur dari seberapa sering membakar dupa, tetapi dari kualitas kesadaran dalam melakukan hal-hal sederhana,” tutupnya. Ia berharap masyarakat mampu mempraktikkan spiritualitas secara nyata dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya keharmonisan hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....