Masa Muda dan Keberanian Harus Berlandaskan Dharma

  • 09 Apr 2026 14:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Penyuluh Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Badung , Ni Luh Ernawati,S.H., M.I.Kom.,mengajak generasi muda untuk mewaspadai sifat Yowana dan Kasuran, agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif yang merugikan masa depan. Hal tersebut disampaikan dalam sesi acara Obrolan Komunitas bertema Sapta Timira di Pro 4 RRI Denpasar, Selasa, 7 April 2026, sebagai upaya membentengi moralitas masyarakat dari pengaruh kegelapan batin.

Ernawati menambahkan unsur Kulina atau kebanggaan atas keturunan, sering kali membuat seseorang merasa lebih tinggi derajatnya, sehingga berani menghina orang lain yang dianggap rendah. Padahal, kehormatan sejati seharusnya diraih melalui perilaku jujur dan kemampuan mengekang hawa nafsu, bukan sekadar mengandalkan garis keturunan keluarga yang terhormat.

Menyinggung masa muda atau Yowana, Ernawati memaparkan bahwa fase ini penuh dengan kegairahan kreatif, namun sangat rentan terhadap ketidakseimbangan pikiran dan emosi. "Masa muda adalah kesempatan emas untuk menimba ilmu, sehingga sangat disayangkan jika energi tersebut digunakan untuk merusak atau merugikan orang lain," ujar Ernawati.

Bahaya minuman keras atau Sura juga menjadi sorotan karena dapat menghilangkan kesadaran sosial, dan memicu terjadinya malapetaka yang tidak diinginkan dalam masyarakat. Orang yang mabuk akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri, dan cenderung melakukan perbuatan buruk, yang merusak reputasi serta hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

Selain itu sifat keberanian atau Kasuran juga harus selalu didasari oleh Dharma , agar tidak berubah menjadi tindakan kejam, sadis, atau keinginan untuk merampas hak milik orang lain. Menurut Ernawati keberanian yang benar adalah kemampuan untuk mengatasi masalah hidup dengan cara-cara yang bijaksana, tanpa harus mengandalkan kekuatan fisik atau pengikut yang banyak.

Ernawati menekankan bahwa keberanian dengan berlandaskan dharma, adalah kunci untuk menghadapi liku-liku kehidupan dengan penuh tanggung jawab. "Keberanian yang tidak berlandaskan Dharma hanya akan menjerumuskan manusia pada perbuatan kejam, yang pada akhirnya melenyapkan harta dan kebahagiaannya sendiri” tutup Ernawati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....