Mengapa Waktu Terasa Begitu Cepat Berlalu?
- 17 Sep 2026 14:38 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pernah merasa baru memasuki awal tahun, tetapi sudah mendekat akhir tahun?. Perasaan bahwa waktu berjalan semakin cepat sebenarnya cukup umum terjadi. Menariknya, bukan waktu yang berjalan lebih cepat, melainkan cara otak manusia mempersepsikan dan mengingat perjalanan waktu.
Menurut Pubmed, waktu berjalan begitu cepat dipengaruhi oleh rutinitas seseorang yang menjalani aktivitas sama berulang kali. Dalam psikologi, otak tidak perlu memberikan perhatian yang sama besar terhadap setiap detail. Akibatnya, ketika periode tersebut dikenang kembali, hari-hari yang dilewati terasa seperti menyatu. ‘
Sebaliknya, pengalaman baru dapat membuat suatu periode terasa lebih kaya ketika dikenang. Lebih banyak detail yang dapat disimpan dalam memori membuat aktivitas seperti liburan terasa singkat ketika dijalani namun terasa panjang saat diceritakan.
Banyak orang merasa masa kanak-kanak berjalan lebih lambat dibandingkan masa dewasa. Menurut National Library of Medicine, masa kecil dipenuhI pengalaman pertama seperti pertama masuk sekolah, belajar bersepeda, sedangkan masa dewasa banyak aktivitas yang menjadi rutinitas.
Persepsi waktu juga dipengaruhi oleh perhatian dan ingatan. Ketika seseorang sedang menikmati kegiatan yang menyenangkan, perhatian lebih banyak tertuju pada aktivitas yang sedang dilakukan. Akibatnya, waktu dapat terasa berlalu begitu saja.
Sebaliknya, ketika seseorang sedang menunggu sesuatu atau terus memperhatikan jam, waktu terasa lebih lambat. Menurut American Psychological Association, perhatian, emosi, pengalaman, dan memori semuanya dapat memengaruhi bagaimana manusia merasakan berlalunya waktu.
Manusia tidak dapat memperlambat waktu secara harfiah namun seseorang dapat membuat perjalanan hidup terasa lebih kaya. Mencoba sesuatu yang baru, mengunjungi tempat berbeda, belajar keterampilan baru dapat memberikan pengalaman yang lebih berkesan.
Waktu tidak berlalu semakin cepat, melainkan hari-hari seseorang yang semakin mudah berlalu karena rutinitas monoton yang setiap hari dijalani. Persepsi waktu bergantung pada bagaimana seseorang menghabiskan hari-hari yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....