Hari Demokrasi Internasional Teguhkan Nilai Kebebasan Bersama
- 04 Sep 2026 10:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Hari Demokrasi Internasional yang diperingati setiap 15 September menjadi momentum untuk kembali meneguhkan pentingnya demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. Peringatan ini mengajak masyarakat untuk menjaga kebebasan, menghormati hak asasi manusia, serta membangun ruang dialog yang terbuka dan inklusif.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 15 September sebagai Hari Demokrasi Internasional melalui resolusi Majelis Umum pada 8 November 2007. Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk meninjau kondisi demokrasi di berbagai negara sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang dapat dinikmati semua orang.
Menurut PBB, demokrasi bukan hanya sebuah tujuan, tetapi juga merupakan proses yang membutuhkan partisipasi dan dukungan dari pemerintah, masyarakat sipil, komunitas internasional, serta setiap individu. Demokrasi juga berkaitan erat dengan perlindungan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, supremasi hukum, dan penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab.
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya arus komunikasi digital, tantangan terhadap demokrasi juga semakin beragam. PBB mencatat bahwa disinformasi, perpecahan, serta menyempitnya ruang partisipasi masyarakat sipil dapat mengikis kepercayaan terhadap institusi dan menghambat dialog publik.
Karena itu, semangat Hari Demokrasi Internasional tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan politik atau pemilu, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari. Menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang bagi orang lain untuk berbicara merupakan bagian dari praktik demokrasi.
Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Dengan membangun sikap saling menghormati, terbuka terhadap keberagaman, dan mengutamakan dialog, masyarakat dapat turut menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, adil, dan menjunjung tinggi hak serta kebebasan setiap orang.
Peringatan Hari Demokrasi Internasional pada akhirnya menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan sekadar sistem pemerintahan, melainkan nilai bersama yang perlu dirawat melalui partisipasi, tanggung jawab, penghormatan terhadap perbedaan, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....