Kembali Ditemukan Belasan Ikan Purba Coelacanth di Perairan Sulawesi Utara
- 14 Agt 2026 13:34 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Sebanyak 18 ekor Coelacanth ditemukan di gua bawah laut sekitar Pulau Talise, Sulawesi Utara, yang merupakan temuan signifikan karena jumlah banyak dalam satu lokasi.
- Coelacanth adalah ikan purba dengan garis keturunan sangat tua, diperkirakan telah ada sejak 400 juta tahun lalu dan sering disebut sebagai 'fosil hidup'.
- Spesies ini dianggap punah hingga tahun 1938 ketika ditemukan kembali dalam kondisi hidup di Afrika Selatan, sejak itu menjadi fokus utama penelitian para ilmuwan.
RRI.CO.ID, Denpasar - Laut Indonesia kembali menyimpan temuan yang menarik perhatian dunia penelitian. Sebanyak 18 ekor Coelacanth, ikan purba yang kerap disebut sebagai “fosil hidup”, ditemukan di sebuah gua bawah laut di sekitar Pulau Talise, Sulawesi Utara. Penemuan ini menjadi sorotan karena jumlah Coelacanth yang ditemukan dalam satu kawasan terbilang cukup banyak.
Coelacanth sendiri merupakan salah satu spesies ikan yang memiliki garis keturunan sangat tua, bahkan diperkirakan telah ada sejak sekitar 400 juta tahun lalu. Keberadaannya sempat dianggap telah hilang dari dunia hingga pada 1938, spesies ini kembali ditemukan dalam kondisi hidup di Afrika Selatan. Sejak saat itu, Coelacanth menjadi salah satu hewan laut yang banyak menarik perhatian para peneliti.
| Baca juga: Daun Kucai kian Dilirik sebagai Pangan Sehat |
Penemuan terbaru di Pulau Talise juga memberikan kejutan tersendiri. Berdasarkan penelitian BRIN, gua yang sama sebenarnya pernah diteliti pada 2009 dan ketika itu hanya ditemukan empat ekor Coelacanth. Dalam survei terbaru, jumlahnya meningkat menjadi 18 ekor, dengan 11 di antaranya ditemukan hidup bersama di dalam satu gua. Peneliti juga menemukan seekor Coelacanth muda berukuran sekitar 26 sentimeter di kawasan Teluk Amurang.
Tidak berhenti di situ, salah satu spesimen yang ditemukan juga diketahui memiliki 22 telur di dalam tubuhnya. Temuan tersebut memberikan informasi penting mengenai keberadaan dan proses reproduksi spesies langka ini di perairan Indonesia. Sebelumnya, Coelacanth juga pernah ditemukan di wilayah Maluku Utara pada 2025, sehingga semakin memperkuat bukti bahwa perairan Indonesia menjadi salah satu habitat penting bagi ikan purba tersebut.
Temuan ini kemudian mendorong munculnya wacana untuk memperkuat perlindungan kawasan perairan Pulau Talise sebagai wilayah konservasi khusus. Kawasan tersebut nantinya tidak hanya diharapkan menjadi tempat perlindungan bagi Coelacanth, tetapi juga dapat mendukung kegiatan penelitian, pendidikan, hingga ekowisata.
Bagi Indonesia, keberadaan Coelacanth di perairan Sulawesi Utara menjadi salah satu gambaran betapa kayanya biodiversitas laut yang masih belum sepenuhnya terungkap. Di balik kedalaman laut yang jarang terlihat manusia, ternyata masih ada makhluk yang membawa cerita kehidupan dari ratusan juta tahun lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....