Manfaat Rebusan Daun Salam dan Sereh untuk Kesehatan
- 08 Jul 2026 14:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Rebusan daun salam dan sereh telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional di Indonesia. Minuman herbal ini dipercaya memiliki berbagai manfaat, mulai dari membantu menjaga kesehatan pencernaan hingga mendukung daya tahan tubuh. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa sebagian besar manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan tanaman obat tradisional terus meningkat di berbagai negara. Namun, WHO menegaskan bahwa pemanfaatannya harus didasarkan pada bukti ilmiah serta digunakan secara aman dan rasional.
Ulasan ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research menyebutkan bahwa sereh memiliki potensi sebagai antioksidan, antiperadangan, dan antimikroba berkat kandungan senyawa aktifnya. Namun, sebagian besar penelitian masih dilakukan di laboratorium maupun pada hewan percobaan.
Salah satu manfaat yang paling sering dikaitkan dengan rebusan daun salam dan sereh adalah membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Menurut ulasan yang dipublikasikan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, sereh secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan gangguan pencernaan ringan seperti perut kembung dan rasa tidak nyaman setelah makan. Kandungan minyak atsiri di dalamnya diduga membantu memberikan efek relaksasi pada saluran cerna.
Baik daun salam maupun sereh mengandung antioksidan alami yang berperan membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, antioksidan dari makanan nabati berperan dalam menjaga kesehatan tubuh dengan membantu mengurangi stres oksidatif. Namun, manfaat terbaik diperoleh melalui pola makan yang beragam, bukan dari satu jenis minuman herbal saja.
Sejumlah penelitian menunjukkan ekstrak daun salam memiliki potensi membantu memperbaiki metabolisme glukosa.
Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menemukan bahwa konsumsi daun salam dalam bentuk tertentu berhubungan dengan perbaikan kadar glukosa darah pada sejumlah responden. Namun penelitian tersebut menggunakan ekstrak dengan dosis terkontrol, bukan rebusan daun salam seperti yang umum dikonsumsi masyarakat.
Para ahli menekankan bahwa penderita diabetes tetap harus mengikuti terapi yang diberikan dokter dan tidak mengganti obat dengan minuman herbal.
Kandungan antioksidan pada daun salam dan sereh juga diyakini dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Menurut American Heart Association (AHA), pola makan yang kaya sayur, buah, rempah, serta rendah gula dan lemak jenuh berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Meski demikian, belum terdapat bukti kuat bahwa rebusan daun salam dan sereh secara langsung mampu mencegah penyakit jantung.
Penelitian yang dimuat dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menunjukkan aroma sereh berpotensi memberikan efek relaksasi pada sebagian orang. Efek tersebut dapat membantu meningkatkan kenyamanan setelah beraktivitas, meskipun respons setiap individu berbeda.
Selain kandungan senyawa alaminya, rebusan daun salam dan sereh juga dapat menjadi alternatif minuman tanpa gula untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Agar manfaat rebusan daun salam dan sereh dapat diperoleh secara optimal, beberapa hal perlu diperhatikan, antara lain:
- Gunakan daun salam dan sereh yang masih segar.
- Cuci bahan menggunakan air mengalir sebelum direbus.
- Rebus sekitar 5–7 lembar daun salam dan 2 batang sereh yang telah dimemarkan dalam 500–700 ml
air selama 10–15 menit.
- Hindari penambahan gula berlebihan.
| Baca juga: Kedondong Buah Asam Segar Kaya Nutrisi Alami |
- Konsumsi secukupnya, sekitar satu hingga dua gelas per hari sebagai pelengkap pola makan sehat.
Meski berasal dari bahan alami, rebusan daun salam dan sereh tetap memiliki potensi efek samping.
Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), produk herbal dapat menimbulkan interaksi dengan obat-obatan tertentu maupun menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan sereh memiliki potensi membantu menurunkan tekanan darah. Karena itu, penderita hipotensi maupun mereka yang mengonsumsi obat antihipertensi disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi herbal ini secara rutin.
Orang dengan gangguan lambung sensitif juga sebaiknya memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi rebusan tersebut.
Para ahli menegaskan bahwa rebusan daun salam dan sereh dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat apabila dikonsumsi secara wajar. Namun hingga saat ini, bukti ilmiah yang tersedia belum cukup untuk menyatakan minuman herbal tersebut dapat mengobati penyakit tertentu.
Penerapan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap menjadi langkah utama dalam menjaga kesehatan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....