Hari Sepeda Sedunia Soroti Manfaat Kesehatan Bersepeda

  • 02 Jun 2026 11:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Masyarakat dunia kembali memperingati Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day) pada Rabu 3 Juni 2026. Peringatan tahunan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bersepeda sebagai sarana transportasi yang sehat, terjangkau, dan ramah lingkungan.

Tahun ini, berbagai komunitas dan organisasi di sejumlah negara mengangkat tema “Cycling for a Greener Future” atau Bersepeda untuk Masa Depan yang Lebih Hijau. Tema tersebut menekankan peran sepeda dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Hari Sepeda Sedunia diperingati setiap tanggal 3 Juni setelah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan resolusi penetapannya pada April 2018. Gagasan tersebut dipelopori oleh Profesor Leszek Sibilski bersama sejumlah mahasiswa dan mendapat dukungan dari puluhan negara anggota PBB.

Dalam resolusi tersebut, PBB menyebut sepeda sebagai alat transportasi yang sederhana, terjangkau, andal, bersih, dan berkelanjutan yang dapat mendukung pembangunan sosial serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Menurut PBB, penggunaan sepeda juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau *Sustainable Development Goals* (SDGs), khususnya dalam bidang kesehatan, lingkungan, dan pembangunan kota berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim, sepeda dinilai menjadi salah satu solusi transportasi rendah emisi yang dapat diterapkan masyarakat secara luas.

Tema “Cycling for a Greener Future” yang diangkat berbagai komunitas internasional pada tahun 2026 mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil. Dengan beralih ke moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda, emisi gas rumah kaca dapat ditekan sehingga kualitas udara perkotaan menjadi lebih baik.

Pakar transportasi berkelanjutan menilai penggunaan sepeda secara rutin tidak hanya mengurangi polusi udara, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan.

Selain berdampak positif bagi lingkungan, bersepeda juga memberikan berbagai manfaat kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut aktivitas fisik rutin, termasuk bersepeda, dapat membantu mencegah berbagai penyakit tidak menular.

Beberapa manfaat bersepeda antara lain:

-Meningkatkan kesehatan jantung dan sistem peredaran darah.

-Membantu menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh.

-Mengurangi tingkat stres serta meningkatkan kesehatan mental.

-Melatih kekuatan otot, terutama pada bagian kaki dan pinggul.

-Membantu menjaga berat badan ideal melalui pembakaran kalori.

WHO juga mendorong masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik intensitas sedang secara rutin guna menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren bersepeda terus mengalami peningkatan di berbagai kota besar, termasuk di Indonesia. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat serta kebutuhan akan transportasi yang hemat biaya menjadi faktor utama meningkatnya minat terhadap olahraga ini.

Fenomena bike to work atau bersepeda ke tempat kerja juga semakin berkembang. Selain membantu menghemat pengeluaran transportasi, aktivitas tersebut dinilai mampu mengurangi stres akibat kemacetan dan meningkatkan produktivitas pekerja.

Berbagai komunitas sepeda di Indonesia turut memanfaatkan Hari Sepeda Sedunia sebagai ajang kampanye keselamatan bersepeda sekaligus mendorong pemerintah menyediakan infrastruktur jalur sepeda yang lebih aman dan nyaman.

Fakta Singkat Hari Sepeda Sedunia:

-Diperingati setiap tanggal 3 Juni.

-Ditetapkan secara resmi oleh PBB pada tahun 2018.

-Dikenal secara internasional sebagai *World Bicycle Day*.

-Dirayakan melalui kegiatan bersepeda bersama, kampanye kesehatan, dan aksi lingkungan di berbagai negara.

-Menjadi bagian dari upaya global mendukung transportasi berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon.

Peringatan Hari Sepeda Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa langkah sederhana seperti mengayuh sepeda dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan individu maupun kelestarian lingkungan. Melalui penggunaan sepeda secara lebih luas, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan kota yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....