Awal keberadaan Suku Ambai di Manokwari

  • 05 Jul 2024 03:34 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari : Awal keberadaan Suku Ambai yang ada di kota Manokwari bermula sejak perang dunia ke 2 tahun 1942, banyak sekali dulunya pemuda Ambai pada saat itu ditangkap oleh Jepang dan sekutu sehingga banyak sekali orang tua yang ditangkap untuk kepentingan peperangan. Yakobus Wanggai,S.H. Ketua Kerukunan Keluarga besar Ambai - Serui di Kabupaten Manokwari menuturkan awal mula Keberadaan Suku Ambai di Manokwari di Podcast RRI Manokwari bersama presenter Yulita Krey , A.Md . Rabu ( 03/07/2024)

Dari sekian banyak pemuda Ambai yang diambil dibawa ke Tambrauw, Saukorem yang dipekerjakan secara paksa untuk peperangan dan kampung juga di bom . sehingga dalam situasi peperangan mengalami banyak kesulitan hidup dan suku Ambai pada saat itu bertahan hidup mencari ikan dan membuka kebun

Banyak pemuda ambai pada masa itu yang pergi merantau ke Sorong, Jayapura, Biak dan ke kabupaten Manokwari, tempat pertama yang disinggahi suku Ambai adalah wilayah Sanggeng Pantai, area pasar ikan, sebagian lainnya disekitar yang sekarang dikenal wilayah Hotel Mangga yaitu kawasan Roudi.

Bertahan hidup dengan bekerja sebagai nelayan , berkebun , karyawan diperusahaan kapal ( sekarang bernama Fasharkan) , perusahaan kayu, dan sekitar 1950-1960 banyak yang terlibat dalam pekerjaan pembuatan aspal dari kantor PU , pekerjaan pembuatan aspal dari mulai wilayah Sanggeng hingga Maruni , Maripi. Ketika itu banyak orang tua Suku Ambai masa Pepera juga ditangkap.

Suku Ambai merupakan sub suku Serui secara besar, pemetaan suku Ambai, Serui Laut, Ansus, Manawi. Di Serui memiliki 20 bahasa daerah dan yang mirip dengan Ambai yaitu Manawi, Randeks.

Rekomendasi Berita