Hari Buruh, Serikat Pekerja Kampus Tuntut Kesejahteraan
- 30 Apr 2024 12:12 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Serikat Pekerja Kampus (SPK) terus memperjuangkan kesejahteraan para pekerja di lingkungan kampus, terutama pekerja perempuan. Mulai dari pemecatan sepihak, pembungkaman opini, dan kebebasan berserikat. Perjuangan itu terus disuarakan, salah satunya dalam Konferensi Pers yang digelar secara daring, pada Senin (29/4/2024), dalam dalam rangka memperingati Hari Buruh Indonesia.
"Kami sebagai pekerja kampus ingin memperjuangkan, yang utama adalah kesejahteraan bagi para pekerja yang pada dasarnya juga pekerja perempuannya mengalami situasi-situasi yang tidak berbeda dengan kawan-kawan yang lain," ujar perwakilan SPK, Dhiya Al Uyun, Senin (29/4/2024).
Menurut Dhiya, masalah kekerasan seksual dan subordinasi sistem kerja yang diskriminatif terhadap pekerja perempuan di lingkungan kampus masih menjadi sorotan utama. Para perempuan pekerja kampus seringkali mengalami stereotip dan kesulitan untuk mendapatkan kesempatan yang seimbang dalam pendidikan dan karir.
Dengan penuh tekad, SPK bersama aliansi buruh lainnya akan turun ke jalan untuk memperkuat solidaritas dan memperjuangkan hak-hak mereka. Bagi mereka, pekerja di lingkungan kampus juga merupakan buruh.
"Kami bekerjasama dengan aliansi-aliansi yang ada di sini untuk mengikuti aksi pada May Day nanti untuk memberikan seruan kepada teman-teman yang ada di daerah juga, terutama yang tergabung di SPK," katanya.
(Shabrina Agustiani dan Alya Fatimah Rodja/ Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....