Petani Desa Pika-TTS Keluhkan Tanaman Jagung Mengering

  • 20 Jan 2024 08:20 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Jhon Bere, petani muda dari Desa Pika, Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan mengeluhkan tanaman jagung di desanya yang mulai mengering akibat panas yang berkelanjutan. Lewat media sosial pribadi John, ia mengunggah beberapa gambar memperlihatkan kondisi tanaman dalam kebun berupa jagung, kacang tanah dan singkong yang layu dengan tanah yang kering dan berwarna cokelat.

"Suasana jagung di Soe NTT, Desa Pika Kecamatan Mollo Tengah," ungkapnya dalam keterangan gambar.

Berdasarkan konfirmasi lewat pesan teks Whatsapp, John mengaku bahwa tanaman jagung yang mengering adalah kondisi sebenarnya yang terjadi di desa Pika. Tanaman yang mulai mengering selain terjadi di satu bidang lahan yang dimilikinya, juga di lahan-lahan lain milik masyarakat desa Pika.

"Di sini hujan terakhir tanggal 28 Desember," katanya lewat pesan singkat. Ia menambahkan, akibat hujan terakhir yang sudah lama terjadi, tanaman jagung yang sudah hidup layu, mengering, dan terancam mati.

"Kami tahun ini pasti gagal panen karena jagung mati kembali. Pasti tidak bisa Panen," kata John melalui pesan singkat. Ia mengaku, satu-satunya harapan adalah kepada Tuhan sumber hujan. Karena itu, melalui postingan itu dirinya meminta dukungan doa dari rekan-rekannya.

Saat mendapat informasi ini, rri.co.id mengkonfirmasi tentang kondisi cuaca kepada BMKG Statiun Klimatologi Kupang. Menurut Hamdan Nurdin, Senior Climate Forecester NTT, daerah yang bersangkutan memang belum memasuki musim hujan.

"Kalau dilihat dari monitoring MH yang di-update pada awal Januari 2024 untuk wilayah Mollo Tengah memang belum masuk musim hujan," tulis Hamdan melalui pesan singkat Whatsapp. Hamdan juga menyertakan hasil monitoring dalam bentuk gambar dengan warna merah pada daerah Mollo Tengah.

Berdasarkan gambar yang monitoring musim hujan di pulau Timor selama bulan Januari yang dikirmkan Senior Climate Forecester BMKG St. Klimatologi Hamdan Nurdin, sebagian daerah Timor Tengah Selatan dan Malaka didominasi warna merah. Hal ini menunjukan curah hujan rendah atau belum memasuki musim hujan pada bulan Januari. Pada gambar, nampak pulau Flores didominasi warna Hijau, serta Alor dan Lembata berwarna merah.

Sedangkan pulau Sumba bagian Timur dan Barat serta pesisir selatan berwarna merah, dan Sumba bagian Tengah dan Barat Daya berwarna hijau. (ST)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....