Satgas Saber Kawal 14 Komoditas Pangan di Malut
- 09 Feb 2026 21:10 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara bersama instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026, Senin 9 Februari 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus yang juga selaku Kepala Satgas Daerah (Kasatgasda), Kombes Pol. Edy Wahyu Susilo tersebut, berlangsung di kantor Ditreskrimsus Polda Maluku Utara di Ternate.
Rapat pembentukan tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 tersebut, bertujuan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan keamanan pangan bagi masyarakat Maluku Utara.
Dalam rapat tersebut tim menyepakati langkah strategis untuk mengawal 14 komoditas pangan utama. Mulai dari beras, daging, hingga minyak goreng jelang bulan suci ramadan di Indonesia termasuk Maluku Utara.
Kasatgasda Maluku Utara, Kombes Pol. Edy Wahyu Susilo menegaskan bahwa Satgas Saber Pangan akan menggunakan pendekatan berlapis, mulai dari preemtif (sosialisasi), preventif (peringatan dini), hingga represif (penegakan hukum).
"Kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas terhadap spekulan, kartel, atau pelaku penimbunan yang sengaja memainkan harga dan merugikan masyarakat. Namun, penegakan hukum adalah Ultimum Remedium atau langkah terakhir. Prioritas kami adalah menjaga rantai distribusi tetap lancar," ujarnya.
Kepala Bulog Ternate, Jefri Tanasi, yang turut hadir dalam rapat tersebut, memastikan stok pangan strategis aman. Khusus untuk tahun 2026, Bulog telah menyediakan stok 'Minyakita' sebanyak 500.000 liter.
"Harga jual dari Bulog dipatok Rp14.500 per liter, dan sampai di konsumen akhir maksimal Rp15.000 per liter. Kami akan kawal agar tidak ada permainan harga di tingkat pengecer," ujar Jefri.
Baca juga: Satgas Saber Pangan Buka Hotline Pengaduan Masyarakat
Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan, Disperindag, Dinas Pertanian, dan Dinas PTSP Provinsi Maluku Utara. Seluruh instansi sepakat membentuk Posko Satgas Saber Pangan yang berpusat di Ditreskrimsus Polda Malut (Maliaro) dan di setiap Polres jajaran.
Sementara itu, Kadis Pangan Provinsi Maluku Utara yang juga Sekretaris Satgas, Deni Tjan menambahkan tim gabungan akan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor, ritel modern, dan pasar tradisional, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Satgas Saber Pangan Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak panic buying.
Masyarakat juga diminta proaktif melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar melalui Hotline Pengaduan yang akan segera disebar di lokasi-lokasi strategis.
"Negara hadir untuk memastikan rakyat mendapatkan pangan yang aman, bermutu, dan terjangkau. Jangan ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan tidak sah di atas penderitaan masyarakat," kata Kombes Pol Edy.
Satuan Tugas ini dibentuk berdasarkan Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026, yang melibatkan unsur Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan Bulog. Tugas utamanya adalah menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta keamanan mutu pangan dari hulu hingga hilir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....