​Kapal Asal Sumenep Karam di Utara Lombok

  • 06 Feb 2026 15:20 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kapal motor (KM) Kembang Kurma asal Desa Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hingga saat ini, empat awak kapal yang terdiri dari satu nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang.

KM Kembang Kurma diketahui berlayar dari Banyuwangi menuju Kepulauan Sapeken dengan membawa muatan kebutuhan pokok, seperti beras, telur, dan sembako lainnya. Kapal berangkat dari Pantai Bom, Banyuwangi, pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Informasi terkait kejadian tersebut disampaikan melalui program Halo RRI oleh Kepala UPP Kelas III Sapeken, Herman Eko Yulianto. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima kabar dari keluarga awak kapal di Pagerungan Kecil.

"Informasi yang masuk ke kami, semalam ada salah satu ABK yang sempat menghubungi keluarganya dan mengabarkan bahwa kapal mengalami musibah tenggelam. Namun untuk kebenarannya masih kami pastikan," ujar Herman dalam Halo RRI, Jumat, 6 Februari 2026.

Herman menambahkan, sejak menerima informasi tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim SAR Mataram. Saat ini, pencarian terus dilakukan di perairan sekitar Pulau Lombok, mulai dari wilayah barat hingga utara.

"Tim SAR Mataram sejak kemarin sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga sebagai titik kejadian," jelasnya.

Ia meluruskan bahwa keluarga para awak kapal berada di Pagerungan Kecil, sementara lokasi kejadian diduga berada di perairan utara Pulau Lombok, NTB. Berdasarkan rute pelayaran, kapal tersebut melintas di perairan utara Pulau Bali hingga Selat Lombok.

"Karena saat ini masih musim barat, ada kemungkinan awak kapal terbawa arus ke arah timur. Informasi dari keluarga menyebutkan kejadian terjadi saat kapal berada di tengah perjalanan," kata Herman.

Terkait penyebab karamnya kapal, Herman menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut disebabkan faktor cuaca atau gangguan teknis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....