Polda NTT Gelar Pelatihan Humanisme dalam Tugas Kepolisian
- 06 Des 2025 14:56 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Polda Nusa Tenggara Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berkeadilan melalui penyelenggaraan Pelatihan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi personel Polri. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Utama Mapolda NTT, Jumat (5/12/2025), dan secara resmi dibuka oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda NTT, para narasumber, serta peserta pelatihan dari berbagai satuan kerja. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Hukum dan HAM RI dan Polda NTT, guna memperkuat pemahaman anggota Polri terkait prinsip-prinsip HAM dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakapolda NTT, menegaskan bahwa penghormatan terhadap HAM kini bukan lagi pilihan, tetapi keharusan dalam tata kelola pemerintahan modern, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Polri memiliki peran sentral dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujar Wakapolda membacakan sambutan Kapolda.
Kapolda juga menekankan bahwa pelatihan ini memiliki makna strategis untuk meningkatkan kemampuan personel dalam memahami dasar-dasar HAM dan menerapkannya secara konsisten dalam setiap kebijakan maupun tindakan operasional di lapangan.
Dalam sambutannya, Kapolda menyebut pelatihan ini sejalan dengan salah satu fokus dalam Program Asta Cita Presiden RI, yakni Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia.
“Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi penguatan Polri yang humanis, profesional, dan akuntabel,” tegasnya.
Kapolda NTT juga memberikan beberapa penekanan kepada para peserta pelatihan, antara lain: Mengikuti materi pelatihan dengan penuh komitmen. Menerapkan standar HAM dalam seluruh proses pengambilan keputusan dan tindakan kepolisian. Menjadi agen perubahan di satuan masing-masing.(VFZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....