Dukungan Siti Mukaromah Perkuat Strategi Promosi Pariwisata Banyumas

  • 26 Nov 2025 11:52 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Acara Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Media Sosial digelar di Oemah Daun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata ini diikuti oleh berbagai pelaku pariwisata, pelaku UMKM, serta turut hadir

Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah, menjelaskan bahwa penggunaan media sosial menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemasaran pariwisata Banyumas yang memiliki potensi besar. Menurutnya, kekayaan alam Banyumas seperti pegunungan, air terjun, serta beragam spot wisata alami, ditambah perkembangan UMKM, kafe, dan titik tongkrongan yang terus bertumbuh, menjadi modal utama yang harus diangkat melalui narasi kreatif di media sosial.

Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah di acara Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata (dok.RRI/Damara)

“Hari ini kami mengajak teman-teman masyarakat Banyumas untuk menggunakan media sosial sebagai alat strategi pemasaran kepariwisataan. Kabupaten Banyumas punya potensi yang luar biasa dan jangan sampai tidak termanfaatkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kekayaan budaya Banyumas seperti lengger, calung, ronggeng, kentongan, dan berbagai tarian tradisional, termasuk batik serta kuliner khas yang menjadi identitas kuat daerah. Menurutnya, elemen budaya ini harus terus dikembangkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Siti Mukaromah menegaskan bahwa media sosial merupakan platform paling mudah diakses oleh siapa pun. Dengan kepemilikan gawai dan akses internet yang semakin merata, masyarakat memiliki peluang besar untuk turut mempromosikan daerahnya.

“Hari ini hampir semua orang punya HP, punya jendela dunia yang terbuka. Melalui medsos, kita bisa membagikan cerita, kuliner, destinasi, hingga karakter masyarakat Banyumas,” jelasnya.

Mengenai dukungan pemerintah, Erma menyebut bahwa Kementerian Pariwisata telah menghadirkan berbagai program edukasi melalui narasumber kompeten. Meski begitu, ia pribadi berkomitmen memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Ia menutup bahwa pengemasan promosi pariwisata melalui media sosial harus menarik, informatif, dan membuat wisatawan ingin datang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....