ASN Cimahi yang Terindikasi Narkoba Jalani Rehabilitasi

  • 24 Nov 2025 19:43 WIB
  •  Bandung

KBRN, Cimahi: Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi menegaskan bahwa ASN yang ditemukan terindikasi penyalahgunaan narkotika melalui tes urine akan diarahkan menjalani rehabilitasi. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan pemulihan pegawai tanpa mengganggu proses pelayanan publik.

Kepala BNN Cimahi, Yulius Amra, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine terhadap 400 ASN dilakukan atas permintaan Pemerintah Kota Cimahi. Menurutnya, tujuan utama pemeriksaan adalah deteksi dini dan pemulihan, bukan penindakan hukum.

“Apabila ada ASN yang terindikasi atau terkontaminasi penyalahgunaan narkoba, BNN akan melakukan rehabilitasi. Ini untuk memastikan mereka tidak semakin jauh terjerumus,” kata Yulius, Senin (24/11/2025).

Ia menambahkan bahwa sanksi administratif tetap menjadi kewenangan Pemkot Cimahi, sesuai dengan aturan disiplin ASN. Pada saat yang sama, BNN memastikan proses analisis hasil tes dilakukan secara objektif.

Yulius menjelaskan, alat tes memiliki tingkat akurasi tinggi sehingga sulit dimanipulasi. Jika ada ASN yang sedang menjalani pengobatan dengan obat medis tertentu, mereka dapat menunjukkan resep dokter sebagai bukti pendukung.

“Kalau ada resepnya, tidak jadi masalah karena itu bagian dari pengobatan. Namun jika tidak ada alasan medis yang jelas, analisis lanjutan tetap dilakukan,” ujarnya.

BNN juga mengingatkan bahwa tes urine terhadap ASN Cimahi merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap akhir tahun. Pada gelaran sebelumnya, seluruh ASN dinyatakan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Hasil tahun ini, akan kembali menjadi acuan evaluasi bagi Pemkot Cimahi. Tujuannya dalam menjaga lingkungan birokrasi yang bersih dan profesional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....