WARNAPAS Academy Ubah Lapas Jadi Sekolah Kehidupan Produktif

  • 11 Nov 2025 20:51 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Barat: Pembinaan di lembaga pemasyarakatan kini memasuki babak baru. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Barat resmi meluncurkan WARNAPAS Academy, sebuah platform digital pembinaan warga binaan yang mengusung semangat “Tata Kelola Pembinaan dan Ekosistem Reintegrasi Produktif Warga Binaan.”

Sosialisasi program tersebut berlangsung pada Selasa (11/11/2025) di Ruang Sekretariat Zona Integritas Lapas Kelas IIA Lombok Barat, dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas NTB, Anak Agung Gde Krisna, didampingi Kalapas Lombok Barat, M. Fadli. Seluruh UPT Pemasyarakatan se-NTB turut terhubung secara hybrid melalui Zoom Meeting.

Menurut Anak Agung Gde Krisna, WARNAPAS Academy dirancang untuk mentransformasi sistem pembinaan di lapas melalui pendekatan digital dan kurikulum berbasis kompetensi. Program ini memanfaatkan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran terpadu, yang memungkinkan warga binaan mengakses berbagai pelatihan mulai dari pengembangan keterampilan, pendidikan karakter, hingga peningkatan kepribadian.

“Kami ingin pembinaan di lapas tidak lagi bersifat rutinitas, tapi menjadi proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. WARNAPAS Academy hadir agar warga binaan kembali ke masyarakat dengan keahlian dan mental produktif,” ujar Agung.

Inovasi ini juga merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I, yang mendorong digitalisasi tata kelola lembaga pemasyarakatan. Melalui sistem terintegrasi ini, setiap tahapan pembinaan dapat dimonitor secara real time, memastikan seluruh warga binaan memperoleh kesempatan pengembangan diri yang adil, terarah, dan terukur.

Sementara itu, Kalapas Lombok Barat, M. Fadli, menilai WARNAPAS Academy akan menjadi alat bantu penting bagi petugas pemasyarakatan dalam menata pembinaan berbasis data dan capaian hasil.

“Dengan platform ini, kami bisa melihat potensi, minat, dan kemajuan warga binaan secara jelas. Setiap orang punya rekam jejak pembinaan digital, sehingga reintegrasi sosial bisa disesuaikan dengan kemampuan mereka,” jelasnya.

Implementasi WARNAPAS Academy menegaskan komitmen Ditjenpas NTB untuk membangun sistem pemasyarakatan yang bukan hanya berorientasi pada pengawasan, tetapi juga pemberdayaan dan pembentukan karakter produktif.

Program ini diharapkan menjadi model nasional pembinaan modern, yang mampu mengubah lapas menjadi “sekolah kehidupan” bagi warga binaan dalam mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri dan berdaya guna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....