Panen Lele Rutan Jembrana: Bekal Wirausaha Setelah Bebas

  • 17 Okt 2025 09:29 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Jembrana: Kehidupan di balik jeruji besi tak selamanya suram. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Jembrana, para tahanan justru dibekali keterampilan berharga. Rabu (15/10/2025), mereka merayakan panen raya ikan lele, sebuah kegiatan pembinaan yang bertujuan membekali mereka agar kelak mandiri dan mampu berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.

Panen kali ini berhasil mengumpulkan lebih dari dua kuintal lele siap jual. Ikan-ikan ini dipelihara oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sejak penebaran 10 ribu bibit pada bulan Agustus lalu di empat kolam yang tersedia. Budidaya lele ini merupakan salah satu program kemandirian yang telah berjalan sukses dan sudah memasuki panen ke-3 hingga ke-5 kalinya.

Kepala Rutan Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, menjelaskan esensi dari kegiatan ini. Menurutnya ini merupakan bentuk pembinaan kepada warga binaan di Rutan Negara. "Kami tidak mengutamakan hasilnya, tapi prosesnya. Jadi, ini merupakan pembinaan kemandirian kepada warga binaan agar nantinya bisa sebagai modal kembali ke masyarakat,” ujar Mahendra.

Dengan harga jual mencapai Rp20.000 per kilogram, budidaya lele ini mampu meraup lebih dari empat juta rupiah. Hasil penjualan ini tidak hanya disetorkan ke kas negara, tetapi sebagian juga diberikan kepada para tahanan. Uang tersebut menjadi bekal mereka selama menjalani hukuman atau diserahkan kepada keluarga sebagai bentuk dukungan ekonomi.

Di Rutan Kelas IIB Negara, budidaya lele bukanlah satu-satunya program pembinaan. Untuk menyiapkan WBP dengan beragam kemampuan, Rutan ini juga mengajarkan budidaya ayam petelur, sapi, kambing, ikan nila, babi, gurami, hingga kegiatan bercocok tanam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....