Santri Sampang Harumkan Madura di Ajang MQK Nasional
- 06 Okt 2025 23:51 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Dunia pesantren kembali mencatat prestasi membanggakan. Santri asal Kabupaten Sampang, Iis Pradila, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Marhalah Ula Majelis Fiqih Kategori Putri pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke-8 dan Internasional ke-1. Kompetisi bergengsi tersebut digelar di Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh Perwakilan Menteri Agama, Edi Suhendi, melalui kanal YouTube resmi As’adiyah Pusat, Senin (6/10/2025).
Ajang ini mempertemukan para santri terbaik dari seluruh Indonesia dan beberapa negara sahabat yang berkompetisi menunjukkan kemampuan memahami dan menafsirkan kitab kuning sebagai khazanah keilmuan Islam klasik.
Direktur PD Pontren Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. Basnang Said, menyampaikan bahwa para juara berhak mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan ketekunan mereka dalam mendalami ilmu-ilmu keislaman.
"MQK bukan sekadar perlombaan, tetapi juga wadah untuk melestarikan tradisi intelektual pesantren yang telah berakar kuat di Nusantara," katanya.
Prestasi membanggakan Iis Pradila juga mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang, H. Fandi, yang menilai kemenangan tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan pesantren di Madura, khususnya di Sampang.
“Iis Pradila telah mengharumkan nama Kabupaten Sampang di kancah nasional. Ini menunjukkan bahwa santri kita tidak hanya unggul dalam spiritualitas, tetapi juga kuat dalam intelektual dan penguasaan kitab turats,” ujarnya penuh kebanggaan.
Ia menambahkan, Kementerian Agama Sampang akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada seluruh pondok pesantren agar semakin banyak santri yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat pembinaan dan mencetak lebih banyak santri berprestasi yang membawa nama baik daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Iis Pradila, santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Rohayu, Kecamatan Kedungdung, mengaku tidak menyangka bisa menjadi juara pertama di tingkat nasional.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Semua ini berkat doa para guru, orang tua, dan teman-teman di pondok. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus semangat mengkaji kitab kuning,” ucapnya penuh rasa syukur.
Perlu diektahui bahwa Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) merupakan agenda tahunan bergengsi Kementerian Agama Republik Indonesia yang menguji kemampuan santri dalam membaca, memahami, dan menjelaskan isi kitab turats. Melalui kemenangan ini, Kabupaten Sampang kembali mencuat di tingkat nasional sebagai daerah yang kaya tradisi pesantren serta mampu melahirkan generasi muda berilmu dan berprestasi, membawa semangat keislaman dan kebanggaan bagi Madura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....