Turnamen Gajah Mada Cup Dibuka Wakil Wali Kota
- 10 Jul 2025 15:03 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Turnamen sepak bola Gajah Mada Cup VI 2025 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., pada Senin (7/7) di Lapangan Mini Naimata. Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Camat Maulafa, Camat Kota Lama, Lurah Naimata, serta tokoh masyarakat dan peserta turnamen. Sebanyak 57 klub sepak bola dari Kota dan Kabupaten Kupang akan berlaga dalam turnamen 9 vs 9 yang berlangsung hingga 23 Agustus mendatang. Atmosfer semangat dan antusiasme terlihat jelas dari para pemain, ofisial, dan penonton yang memadati lapangan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia atas inisiatif mereka dalam menyelenggarakan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk menciptakan ruang positif bagi generasi muda menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga. Ia menekankan bahwa turnamen ini tidak hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang membentuk karakter melalui sportivitas dan kebersamaan. Serena menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan kedamaian selama pertandingan berlangsung.
Ia juga memberikan pesan tegas kepada para peserta dan suporter untuk tidak memicu keributan. “Kalau ada yang ricuh, saya tidak segan-segan panggil Pol PP untuk bubarkan. Sepak bola itu soal cinta dan persatuan, bukan permusuhan,” ujarnya. Pesan tersebut disambut tepuk tangan peserta dan penonton yang berkomitmen menjaga suasana kompetitif yang sehat.
Turnamen Gajah Mada Cup VI tahun ini menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di tingkat lokal, dengan melibatkan puluhan klub dari berbagai wilayah. Selain bertujuan sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mencari bibit-bibit unggul dalam dunia sepak bola. Harapannya, atlet muda Kota Kupang dapat bersaing di level regional maupun nasional di masa mendatang.
Di akhir sambutannya, Serena Francis berpesan kepada seluruh pemain agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan saling menghormati satu sama lain di lapangan. Ia berharap turnamen ini bisa menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan positif yang memberi dampak luas bagi masyarakat. “Bermainlah dengan hati, karena kemenangan sejati ada dalam kebersamaan dan semangat persaudaraan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....