Gubernur Sherly Segera Perbaiki Asrama Mahasiswa di Manado

  • 19 Jul 2025 12:37 WIB
  •  Ternate

KBRN, Manado: Ditengah kesibukannya melakukan kunjungan kerja di Manado Sulawesi Utara, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyempatkan waktu meninjau langsung kondisi dua asrama mahasiswa asal Maluku Utara yang berada di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (18/7/2025).

Dua asrama yang dikunjungi adalah Asrama Baabullah 2 di Kelurahan Batu Kota, Kecamatan Malalayang, dan Asrama Baabullah 1 di Jalan Sam Ratulangi, Lorong Penca.

Kunjungan ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap keberadaan dan kenyamanan mahasiswa Maluku Utara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Di Asrama Baabullah 2, Gubernur Sherly menyoroti kondisi bangunan yang mengalami kerusakan cukup serius. Ia menegaskan bahwa perbaikan akan segera dilakukan, namun terlebih dahulu harus dituntaskan status kepemilikan lahan.

“Kalau persoalan sertifikatnya beres, akan kita bangun,” ujar Gubernur Sherly di hadapan para penghuni asrama.

Guna mempercepat proses tersebut, Gubernur langsung menginstruksikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Maluku Utara untuk segera menyelesaikan konversi alas hak lahan menjadi aset sah milik pemerintah provinsi.

“Kita ingin memastikan anak-anak kita di tanah rantau memiliki fasilitas tempat tinggal yang layak dan representatif. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda Maluku Utara,” ucapnya.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Asrama Baabullah 1, Gubernur disambut hangat oleh para mahasiswa dan anggota Paguyuban Maluku Utara di Manado. Dalam dialog santai namun bermakna, mahasiswa menyampaikan beberapa kebutuhan asrama, di antaranya pompa air dan sarana audio visual untuk mendukung kegiatan belajar dan organisasi.

Gubernur Sherly merespons positif aspirasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk segera memenuhinya.

“Saya setuju. Kita akan siapkan,” jawabnya.

Kunjungan ini tidak hanya menandai kepedulian Pemprov Maluku Utara terhadap mahasiswa di perantauan, tetapi juga menunjukkan langkah konkret dalam mendukung pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Maluku Utara.

Gubernur perempuan pertama di Malut ini menegaskan bahwa asrama mahasiswa akan terus menjadi bagian dari perhatian strategis dalam kebijakan pembangunan pendidikan, termasuk dari sisi pengelolaan aset, kelayakan fasilitas, dan pemberdayaan komunitas mahasiswa di luar daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....