Kuliner, Budaya, hingga Potensi Ekonomi NTB Siap Mendunia di IGS 2025
- 09 Mei 2025 07:36 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025 yang berlangsung mulai hari ini, Kamis 8 sampai 11 Mei 2025. Acara internasional ini menjadi panggung penting untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, serta potensi ekonomi NTB kepada dunia.
Event ini menghadirkan 38 Duta Besar dan diplomat asing dari 28 negara, yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Dubes R. Heru Hartanto Subolo. Negara-negara peserta antara lain Kuwait, Singapura, Yordania, Slovakia, Zimbabwe, Serbia, Ukraina, Polandia, Rwanda, Ethiopia, Kenya, Kuba, Mauritania, Kamboja, Laos, Inggris, Austria, Armenia, Bosnia & Herzegovina, Korea Selatan, Filipina, Fiji, Tiongkok, Finlandia, Uni Emirat Arab, dan Belanda.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyambut para delegasi di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Gubernur mengaku bangga atas dipilihnya NTB sebagai tuan rumah dan berharap seluruh tamu negara dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
“Kami ingin para tamu merasakan kehangatan NTB, mulai dari cita rasa kuliner, kekayaan budaya, hingga potensi ekonomi daerah kami yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Dubes Heru Hartanto Subolo menegaskan bahwa kegiatan IGS merupakan bagian dari inisiatif besar bertajuk "Indonesia Spice Up the World", sebuah program nasional yang bertujuan mempromosikan warisan kuliner Indonesia ke kancah global.
“Dengan berbagi rasa, aroma, dan cerita di balik kuliner Indonesia, kami berharap bisa membangun pemahaman budaya yang lebih luas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov NTB, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), serta maskapai Pelita Air.
Selama empat hari berada di NTB, para delegasi akan diajak menyusuri berbagai destinasi ikonik, seperti Museum dan Kota Tua Ampenan, Desa Wisata Hijau Bilebante, serta menikmati sunset dinner khas Lombok. Para dubes juga akan berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM lokal di NTB Mall dan Bank NTB Syariah.
Tak hanya itu, para peserta juga akan berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, untuk mendalami potensi investasi dan pariwisata bersama ITDC, sekaligus menyaksikan ajang balap internasional Fanatec GT World Challenge Asia 2025 yang tengah berlangsung.
Sebagai informasi, Indonesia Gastrodiplomacy Series telah digelar sebanyak lima kali di berbagai daerah dan menjadi program unggulan Kementerian Luar Negeri dalam memanfaatkan kuliner sebagai sarana diplomasi budaya, dialog antarbangsa, serta promosi Perdagangan (Trade), Pariwisata (Tourism), dan Investasi (Investment) — atau dikenal sebagai konsep TTI.
Dengan mengangkat tema "Diplomatic Tour Goes to West Nusa Tenggara", acara ini diharapkan mampu memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan Indonesia di mata dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....