Angka Kecelakan Meningkat 42 Persen, Kapolda Lakukan Evaluasi
- 20 Mar 2025 13:35 WIB
- Batam
KBRN, Batam : Peningkatan signifikan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran, dan gangguan keamanan selama Operasi Ketupat Seligi 2024 menjadi catatan evaluasi bagi Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, menyoroti adanya lonjakan angka kecelakaan hingga 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah kecelakaan meningkat dari 38 kasus pada 2023 menjadi 54 kasus pada 2024.
Selain kecelakaan, pelanggaran lalu lintas juga mengalami lonjakan drastis. Tercatat sebanyak 4.343 kasus pelanggaran terjadi selama operasi berlangsung, meningkat hingga 1.288 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga bertambah 26 persen, dari 85 kejadian menjadi 107 kejadian.
Kejahatan konvensional seperti penganiayaan, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta tindak kekerasan lainnya masih mendominasi laporan kepolisian.
“Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih ada tantangan besar dalam pengamanan arus mudik dan balik yang harus diperbaiki,” ujar Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, Rabu (19/3/2025).
Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan diduga berkaitan dengan peningkatan volume kendaraan, ketidakpatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam berkendara dengan aman. Oleh karena itu, Kapolda menekankan perlunya langkah-langkah pencegahan yang lebih komprehensif untuk Operasi Ketupat Seligi 2025.
Salah satu perhatian utama dalam operasi mendatang adalah kesiapan moda transportasi laut. Kapolda Kepri menegaskan bahwa kapal penumpang harus berada dalam kondisi optimal dan tidak melebihi kapasitas agar kejadian overkapasitas dan gangguan teknis dapat dicegah.
Kapolda Kepri berharap bahwa dengan sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2025 dapat berjalan lebih baik.
“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang nyaman,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....