Petani Rote Ndao Terapkan Budidaya Rumput Laut Ramah Lingkungan

  • 08 Mar 2025 16:49 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Budidaya rumput laut di Kabupaten Rote Ndao kini semakin berkelanjutan. Para petani mulai menerapkan metode ramah lingkungan untuk menjaga ekosistem laut.

Pemerhati lingkungan Naomi Henuk mengungkapkan inovasi yang telah diterapkan petani. Salah satunya adalah penggunaan patok kayu kosambi sebagai pengganti besi.

Menurut Naomi, besi tidak lagi digunakan karena dapat berkarat. Karat tersebut dapat mencemari laut dan mengganggu pertumbuhan rumput laut.

Selain itu, petani juga beralih dari tali rafia ke tali nilon. Tali nilon lebih kuat dan tidak mencemari laut seperti plastik konvensional.

Meski demikian, Naomi menyoroti kendala dalam budidaya rumput laut. Petani masih menggunakan botol plastik sebagai pelampung utama.

Botol plastik dinilai mengganggu pemandangan laut secara kasat mata. Namun, petani menganggapnya efektif dalam menahan gelombang laut.

Naomi menegaskan bahwa inovasi harus terus dilakukan. Solusi yang lebih ramah lingkungan harus ditemukan agar budidaya tetap berkelanjutan.

Ia berharap pemerintah dapat mendukung transisi ini. Edukasi dan bantuan teknis diperlukan agar petani dapat beradaptasi dengan metode baru.

Dengan penerapan teknologi ramah lingkungan, keseimbangan ekosistem laut dapat terjaga. Keberlanjutan ekonomi petani rumput laut pun akan semakin meningkat. (Radja)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....