Dogdog sebagai Waditra Pukul Pengiring Seni Reog

  • 16 Feb 2025 16:54 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: Jawa Barat merupakan daerah yang kaya akan seni budaya. Beragam kesenian tersebar di kabupaten dan kota, salah satunya adalah reog. Walaupun keberadaan reog saat ini hampir tidak terdengar lagi, pada jaman dahulu seni reog dijadikan alat hiburan, pendidikan dan informasi informasi yang di sampaikan melalui kesenian reog, seperti halnya Calung.

Biasanya dalam gelaran reog menyajikan lagu lagu dan lawakan yang menghibur sekaligus menyampaikan informasi bagi masyarakat terkait program-program kemasyarakatan maupun program pemerintahan.

Seiring berjalannya waktu seni reog sekarang semakin meredup, kalau pun ada hanya sebagian masyarakat yang masih mempertahankannya, alat yang digunakan dalam pertunjukkan reog adalah Dogdog, yaitu sejenis alat musik yang dipukul terbuat dari kulit waditra musik ini berfungsi sebagai penyaji dan pengatur ritme.

Melansir dari buku "Waditra mengenal alat-alat kesenian Jawa Barat, karya Drs.Ubun Kubarsah R, istilah Dogdog merupakan peniruan dari bunyi yang berasal dari waditranya, karena waditra Dogdog kalau di pukul akan menghasilkan bunyi "Dog" atau "Dug" terutama mengacu pada waditra Dogdog yang besar.

Waditra Dogdog terbagi atas empat bagian diantaranya:

• Tilingtit, adalah waditra dogdog yang berukuran kecil, biasanya di mainkan oleh seorang dalang atau pimpinan dalam pertunjukkan reog, tilingtit berperan sebagai pemberi pangkat dan pengatur lagu serta irama bunyi yang dihasilkan "Tilitingtit..tingtit.. tingtit

• Panempas, engklok atau Tong

Di sajikan orang ke dua, kenapa disebut Tong karena suara yang dihasilkan berbunyi, " Tong.. Tong.. Tong

• Bangbrang atau Brung

Tidak jauh berbeda Brung juga karena suaranya berbunyi Brung dan dimainkan oleh pemain ke tiga

• Badublag

Badublag merupakan Dogdog terbesar dan biasanya dipegang oleh seorang yang suka melawak.

Waditra Dogdog yang berjumlah empat buah ini disajikan dalam pertunjukkan ogel atau sering disebut reog, di lengkapi juga dengan sinden atau juru kasih, bahkan terompet, sajian reog dogdog saat ini bisa kita lihat dalam pertunjukkan reak, yang penyajiannya ditabuh secara berkeliling dalam acara Khitanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....