Banjir di Bima, Penambak Ikan dan Udang Alami Kerugian

  • 16 Des 2024 11:56 WIB
  •  Mataram

KBRN, Bima: Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibatnya penambak Ikan dan Udang mengalami kerugian puluhan juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isryah mengatakan pada 15 Desember 2024 terjadi hujan deras di beberapa Kecamatan.

Diantaranya wilayah Kecamatan Bolo, Kecamatan Donggo. Di Desa Darussalam Kecamatan Bolo terjadi banjir yang mengakibatkan area tambak milik warga rusak.

"Banjir yang disebabkan oleh permukaan air laut naik sehingga menjebol dan merendam area tambak bandeng dan udang milik warga," kata Isryah pada Senin (16/12/2024).

Isryah menambahkan banjir ketinggian 70 cm sampai dengan 100 cm menggenangi sembilan petak tambak (316 are) yang tersebar di So Nanga Pua 4 petak (140 are) dan So Nanga pela 5 petak (175 are).

"Akibat itu petambak mengalami gagal panen. Mereka mengalami kerugian di perkirakan Rp.45.000.000, saat ini air sudah surut dan warga melakukan perbaikan tambak yang rusak," tambahnya.

Isryah menerangkan pihaknya melakukan koordinasi dengan Camat, Kapolsek, Koramil dan Desa setempat terkait terdampak dan melakukan pengamatan, pendataan dan kaji cepat serta penanganan darurat bencana terhadap daerah terdampak dan proses pendataan.

"Kami melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas terkait mengenai dampak dan penanganan serta kewenangannya," cetusnya.

Pada kesmpatan itu, BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat tetap waspada terhadap cuaca Extrim serta bencana yang terjadi seperti banjir bandang, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor.





Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....