Mendengarkan Murattal Jadi Interaksi dengan Al-Qur’an di tengah Kesibukan
- 08 Mar 2026 05:26 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Mendengarkan bacaan Al-Qur’an atau murattal juga memiliki nilai ibadah bagi umat Islam. Hal ini disampaikan oleh Ustadz H. Ahmad Sholeh Muchsin, LC, M.Pd dalam program Mutiara Pagi RRI Cirebon, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, mendengarkan bacaan Al-Qur’an tetap bernilai pahala. “Orang yang membaca dan orang yang mendengar insyaallah sama-sama mendapatkan kebaikan,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an secara langsung tetap memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan hanya mendengarkan. Hal tersebut karena membaca termasuk bagian dari tilawah yang dianjurkan dalam Islam.
“Ketika kita membandingkan antara membaca dan hanya terbatas mendengar tentu yang membaca lebih afdal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bagi orang yang memiliki keterbatasan waktu, mendengarkan murattal dapat menjadi alternatif untuk tetap berinteraksi dengan Al-Qur’an. Hal ini dapat dilakukan saat bekerja atau melakukan aktivitas lainnya.
Selain itu, setiap kalimat Al-Qur’an yang didengar juga tetap bernilai kebaikan. Allah SWT akan memberikan pahala kepada orang yang mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an.
Ustadz Ahmad Sholeh Muchsin juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an sebaiknya tetap dibaca secara langsung ketika memiliki kesempatan. Hal ini untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Al-Qur’an.
Ia menilai interaksi dengan Al-Qur’an harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari umat Islam. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan.